INDOZONE.ID - Kebiasaan tidur larut malam masih sering dianggap hal biasa.
Entah karena tuntutan pekerjaan, terlalu lama bermain gadget, atau sekadar ingin menikmati waktu santai di malam hari.
Padahal, jika dilakukan terus-menerus, begadang bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan tubuh.
Tubuh manusia sebenarnya membutuhkan waktu istirahat yang cukup setiap malam, sekitar 7 hingga 9 jam bagi orang dewasa.
Waktu tidur ini penting agar berbagai organ tubuh memiliki kesempatan untuk memulihkan diri setelah beraktivitas seharian.
Baca juga: Kesulitan Membedakan Lordosis, Kifosis, dan Skoliosis? Ini Penjelasan Lengkapnya
Jika waktu tidur sering terpotong atau terlalu singkat, keseimbangan tubuh bisa terganggu dan memicu berbagai masalah kesehatan.
Berikut beberapa risiko kesehatan yang sering muncul akibat kebiasaan begadang:
Kurang tidur dapat mengacaukan keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang.
Saat tubuh kelelahan karena kurang istirahat, keinginan untuk makan biasanya meningkat.
Kondisi ini membuat seseorang lebih sering merasa lapar dan cenderung makan berlebihan, yang pada akhirnya dapat memicu kenaikan berat badan bahkan obesitas.
Baca juga: Pakai Obat Kumur Setiap Hari Boleh atau Tidak? Simak Cara Pakai yang Tepat
Begadang juga berpengaruh pada kondisi emosional. Ketika waktu tidur tidak terpenuhi, tubuh memproduksi lebih banyak hormon stres.
Jika berlangsung dalam jangka panjang, hal ini bisa meningkatkan risiko munculnya masalah psikologis seperti kecemasan hingga depresi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Siloamhospitals.com