Senin, 27 APRIL 2026 • 16:30 WIB

Niat Tampil Keren, Malah Terancam Buta? Dokter Angkat Bicara, Tato Picu Radang Mata Hingga Kebutaan!

Author

Ilustrasi tato (Pexels/Kevin Bidwell)

INDOZONE.ID - Tato sering dianggap sebagai simbol kebebasan berekspresi. Sekali duduk di kursi studio, pulang-pulang membawa “karya seni” yang menempel seumur hidup. Namun, siapa sangka, di balik tinta yang terlihat keren itu, ada risiko tersembunyi yang bahkan bisa menyerang mata.

Kedengarannya ekstrem? Namun, ini bukan sekadar mitos.

Dari Kulit ke Mata, Kok Bisa?

Sejumlah dokter mata di Australia menemukan kasus unik sekaligus mengkhawatirkan: beberapa orang yang bertato mengalami uveitis, yaitu peradangan pada bagian tengah mata.

Awalnya, banyak pasien datang dengan keluhan yang terlihat “biasa”, seperti mata merah, nyeri, dan pandangan mulai buram.

Namun, setelah ditelusuri lebih jauh, ternyata pemicunya bukan infeksi biasa, melainkan reaksi sistem imun terhadap tinta tato yang sudah lama ada di tubuh.

Yang lebih mengejutkan, kondisi ini bisa muncul bertahun-tahun setelah tato dibuat.

Baca juga: Korea Selatan Hadirkan Tato Nanoteknologi, Padukan Karya Seni dengan Kesehatan

Tinta Tato Ternyata Tidak Sesederhana Itu

Banyak orang mengira tinta tato aman. Padahal, komposisinya cukup kompleks. Beberapa penelitian menemukan adanya kandungan logam berat hingga zat berbahaya di dalamnya.

Tubuh kita kadang menganggap zat ini sebagai “musuh”. Akibatnya, sistem imun bereaksi berlebihan dan, dalam kasus tertentu, justru menyerang bagian tubuh lain, termasuk mata.

Menariknya, tinta warna hitam disebut sebagai salah satu yang paling sering dikaitkan dengan kasus ini.

Dampaknya Tidak Main-Main

Dari puluhan kasus yang dianalisis:

  • Hampir semua pasien mengalami peradangan di kedua mata
  • Sebagian besar mengalami penurunan penglihatan
  • Ada yang bersifat sementara, tetapi ada juga yang berujung permanen

Dalam beberapa kondisi, peradangan kronis ini bahkan memicu komplikasi seperti katarak dan glaukoma, dua masalah serius yang dapat memperparah kerusakan mata.

Kasusnya Langka, Tapi Nyata

Ilustrasi tato di wajah. (Freepik freestockcenter)

Tenang, risiko ini memang tergolong sangat kecil. Diperkirakan hanya sekitar 12–15 kasus per satu juta orang yang bertato.

Namun, yang perlu diingat: kecil bukan berarti tidak ada.

Bahkan, dalam beberapa laporan, ada pasien yang tetap menambah tato meskipun sudah mengalami komplikasi dan harus menjalani pengobatan serius. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya daya tarik tato di kalangan masyarakat.

Baca juga: Apakah Tato Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Kulit? Ini Penjelasannya

Jadi, Harus Takut Tato?

Tidak perlu langsung panik atau menghindari tato sepenuhnya, tetapi penting untuk lebih waspada.

Beberapa hal yang bisa dipertimbangkan:

  • Pilih studio tato yang terpercaya dan higienis
  • Cari tahu kualitas tinta yang digunakan
  • Perhatikan reaksi tubuh setelah membuat tato
  • Segera periksa jika muncul gangguan pada mata, sekecil apa pun

Tato memang bisa menjadi bentuk ekspresi diri yang menarik. Namun, jangan sampai demi estetika, kamu harus “membayar” dengan risiko yang tidak terlihat dari luar. Karena ternyata, yang terdampak bukan hanya kulit, tetapi juga penglihatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Discovermagazine.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU