INDOZONE.ID - Banyak orang menganggap minuman manis hanya sebagai pelepas dahaga atau sekadar teman makan. Entah itu soda dingin, kopi susu kekinian, hingga minuman boba yang sedang tren semuanya terasa aman.
Namun, sebuah riset besar justru mengungkap fakta yang cukup mengejutkan: kebiasaan mengonsumsi minuman manis setiap hari berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan mental seperti depresi dan kecemasan, terutama pada usia produktif.
Menariknya, dampaknya bukan hanya pada fisik, tetapi juga memengaruhi suasana hati.
Riset Besar Libatkan 180 Ribu Orang
Penelitian ini dilakukan oleh ilmuwan dari Wenzhou Medical University, China, yang menganalisis data lebih dari 180.000 orang dari UK Biobank, basis data kesehatan jangka panjang berskala besar.
Seluruh peserta awalnya dalam kondisi mental stabil, tanpa depresi atau gangguan kecemasan. Namun, setelah sekitar 11 tahun pemantauan, ribuan peserta mulai menunjukkan gejala gangguan mental.
Hasilnya, banyak peserta terdiagnosis depresi dan gangguan kecemasan.
Baca juga: Penyebab Diabetes Melitus di Usia Muda, Bukan Cuma karena Kebanyakan Minum Boba
Minuman Manis Diam-Diam Memengaruhi Mood
Temuan paling menarik terlihat pada pola konsumsi minuman harian.
Individu yang rutin mengonsumsi minuman manis lebih dari sekali sehari memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan mental dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya.
Secara rinci:
- Konsumsi minuman manis rutin: risiko depresi meningkat sekitar 14%
- Minuman dengan pemanis buatan: risiko depresi meningkat hingga 23%
Artinya, minuman yang sering dianggap “normal” ternyata memiliki efek yang tidak sesederhana itu.
Kenapa Efeknya Tidak Terasa Langsung?
Dampak minuman manis tidak muncul secara instan. Tidak ada yang langsung merasa sedih setelah sekali minum soda. Namun, jika menjadi kebiasaan, tubuh dan otak akan merespons melalui mekanisme kompleks.
Salah satunya adalah hubungan antara usus dan otak (gut-brain connection), di mana apa yang dikonsumsi dapat memengaruhi cara tubuh mengelola stres dan emosi.
Tidak Semua Minuman Berdampak Buruk
Penelitian ini juga menemukan bahwa beberapa minuman justru berkaitan dengan risiko depresi yang lebih rendah:
- Kopi: menurunkan risiko depresi sekitar 12%
- Jus buah atau sayur alami: menurunkan risiko hingga 19%
Bahkan, mengganti satu porsi minuman manis dengan kopi atau jus alami dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan mental.
Perlu Dihindari Sepenuhnya?
Tidak. Peneliti tidak menyarankan untuk sepenuhnya menghindari minuman manis. Namun, konsumsi berlebihan dalam jangka panjang perlu diperhatikan, terutama di tengah kemudahan akses minuman manis saat ini.
Baca juga: Sering Minum Boba? Waspada, Ini Penyakit yang Diam-diam Mengintai Kamu
Apa yang Kamu Minum Bisa Memengaruhi Mood
Riset ini menjadi pengingat bahwa apa yang dikonsumsi setiap hari tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga kesehatan mental.
Sebelum mengambil minuman manis berikutnya, mungkin ada baiknya bertanya pada diri sendiri: apakah ini sekadar keinginan sesaat, atau kebiasaan yang perlahan memengaruhi suasana hati?
Karena bisa jadi, perubahan mood yang dirasakan bukan hanya dipicu oleh stres, tetapi juga oleh apa yang ada di dalam gelas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Discovermagazine.com