Sabtu, 02 MEI 2026 • 12:45 WIB

Bedanya Amandel dan Radang Tenggorokan, Jangan sampai Keliru

Author

Ilustrasi Radang Amandel atau Radang Tenggorokan. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Meski sama-sama terjadi di area leheramandel dan radang tenggorokan merupakan kondisi yang berbeda.

Keduanya bisa disebabkan oleh virus maupun bakteri. Jika penyebabnya virus, biasanya bisa sembuh sendiri dalam waktu 10–14 hari. Tapi jika karena bakteri, perlu penanganan medis lebih lanjut.

Baca juga: Kaki Sering Kram? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Peradangan di Tenggorokan

Radang tenggorokan merupakan kondisi peradangan atau infeksi di area tenggorokan, termasuk saluran yang menghubungkan hidung atau mulut dengan kerongkongan (esofagus), atau laring tempat pita suara berada.

Penyebab paling umum dari kondisi ini adalah virus, meski bakteri dan jamur juga bisa jadi pemicu. Radang tenggorokan bisa dialami siapa saja, dari anak-anak sampai orang dewasa. Namun, anak usia 5–15 tahun termasuk yang paling sering mengalaminya.

Gejala radang tenggorokan bisa berbeda tergantung penyebabnya:

  • Akibat virus: batuk, sakit kepala, iritasi mata, kelelahan, dan pembengkakan kelenjar getah bening
  • Akibat bakteri: nyeri saat menelan, bercak putih di tenggorokan, mual, muntah, sakit kepala, dan kelelahan

Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga bisa menyebabkan luka di tenggorokan yang berisiko menimbulkan perdarahan jika tidak ditangani dengan baik.

Tak Serupa dengan Radang Amandel

Berbeda dengan radang tenggorokan, radang amandel terjadi pada tonsil atau amandel, yaitu kelenjar yang berperan dalam sistem imun tubuh untuk melawan infeksi yang masuk lewat mulut.

Saat amandel mengalami infeksi, kondisi ini disebut tonsilitis atau tonsilofaringitis. Peradangan ini menyebabkan amandel membengkak dan menimbulkan berbagai gejala seperti:

  • Nyeri tenggorokan
  • Sakit saat menelan
  • Bau mulut
  • Leher terasa sakit atau kaku
  • Amandel tampak merah dan membesar

Baca juga: Pecinta Teh dan Kopi Wajib Tahu! Ini Dampak Kafein yang Bisa Bikin Asam Lambung Kambuh

Radang amandel umumnya disebabkan oleh virus, tapi bisa juga karena bakteri. Selain itu, gejala lain yang bisa muncul antara lain demam, sakit kepala, batuk, hingga sakit telinga. Biasanya kondisi ini akan membaik dalam tiga hingga empat hari.

Perbedaan Amandel dan Radang Tenggorokan

1. Lokasi Peradangan

Radang tenggorokan terjadi di area tenggorokan secara umum, termasuk laring dan faring. Sementara, radang amandel spesifik terjadi di tonsil atau amandel.

2. Penyebab Umum

Keduanya bisa disebabkan virus dan bakteri, tapi radang tenggorokan lebih sering dipicu virus. Radang amandel juga sering terjadi karena infeksi virus, namun kasus bakteri juga cukup umum.

3. Gejala Khas

Radang tenggorokan sering disertai batuk, iritasi mata, dan kelelahan. Radang amandel lebih identik dengan pembengkakan amandel, bau mulut, dan nyeri leher.

Baca juga: Anyang-anyangan Saat Buang Air Kecil? Simak Cara Mengatasinya

4. Durasi dan Perkembangan

Radang tenggorokan akibat virus bisa sembuh dalam 10–14 hari. Radang amandel biasanya membaik dalam 3–4 hari, tapi bisa memburuk jika tidak ditangani.

Radang amandel bukan kondisi yang tergolong serius. Namun, tetap perlu diwaspadai jika gejalanya berlangsung lebih dari empat hari, tidak membaik, atau justru semakin parah. Kondisi ini bisa membuat penderitanya kesulitan makan bahkan bernapas.

Mengenali perbedaan radang amandel dan radang tenggorokan bisa bantu menentukan langkah penanganan yang tepat, sekaligus mencegah kondisi jadi lebih parah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rsiabinamedika.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU