Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 30 APRIL 2026 • 14:08 WIB

Kaki Sering Kram? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kaki Sering Kram? Ini Penyebab dan Cara MengatasinyaIlustrasi Kaki Sering Kram. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Kaki sering kram tentu membuat tidak nyaman, apalagi jika muncul saat tidur, berjalan, atau sedang berolahraga.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan otot menegang, terasa nyeri, dan sulit digerakkan selama beberapa detik hingga menit. Meski sering dianggap sepele, kaki sering kram bisa menjadi tanda tubuh sedang mengalami gangguan kesehatan.

Lalu, apa sebenarnya penyebab kaki sering kram dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan lengkap berikut ini.

Baca juga: Niatnya Sehat, Kok Jadi Bahaya? Fakta Green Coffee yang Bikin Banyak Orang Kaget!

Penyebab Kaki Sering Kram dan Cara Mengatasinya

1. Kelelahan Otot Setelah Aktivitas Berat

Kram kaki sering terjadi setelah tubuh melakukan aktivitas fisik berlebihan, seperti olahraga intens atau banyak berjalan.

Otot yang terlalu lelah bisa berkontraksi secara tiba-tiba, terutama saat malam hari ketika sedang istirahat.

Cara mengatasinya:

  • Lakukan peregangan sebelum dan sesudah olahraga
  • Tingkatkan intensitas latihan secara bertahap
  • Istirahat cukup setelah aktivitas berat
  • Pijat ringan area yang kram

Baca juga: Benarkah Green Coffee Ampuh Turunkan Berat Badan? Ini Faktanya yang Jarang Dibahas!

2. Gangguan Koordinasi Saraf dan Otot

Tubuh bergerak berkat kerja sama antara saraf dan otot. Jika sistem ini terganggu, otot bisa lebih mudah menegang dan memicu kram.

Biasanya kondisi ini terjadi karena kelelahan, kurang mineral, atau masalah saraf tertentu.

Cara mengatasinya:

  • Perbanyak istirahat
  • Konsumsi makanan bergizi
  • Lakukan olahraga ringan rutin
  • Periksa ke dokter jika sering berulang

3. Dehidrasi

Kaki Sering Kram? Ini Penyebab dan Cara MengatasinyaIlustrasi Penyebab Kaki Sering Kram dan Cara Mengatasinya. (Eliani Kusnedi)

Kurang cairan menjadi penyebab paling umum kaki sering kram. Saat tubuh dehidrasi, keseimbangan elektrolit seperti magnesium, kalium, dan kalsium ikut terganggu sehingga otot lebih mudah kejang.

Cara mengatasinya:

  • Minum air putih cukup setiap hari
  • Tambah cairan setelah olahraga
  • Konsumsi buah tinggi air seperti semangka dan jeruk
  • Hindari terlalu banyak kopi atau minuman manis

4. Efek Samping Obat Tertentu

Beberapa obat diketahui bisa memicu kram kaki, seperti:

  • Diuretik
  • Statin penurun kolesterol
  • Inhaler tertentu
  • Obat nyeri tertentu

Cara mengatasinya:

  • Jangan menghentikan obat sendiri
  • Konsultasikan ke dokter jika kram muncul setelah minum obat
  • Minta alternatif obat jika diperlukan

Baca juga: Leptospirosis: Penyakit Infeksi dari Tikus yang Mengancam Saat Banjir

5. Kehamilan

Ibu hamil juga sering mengalami kram kaki, terutama di trimester akhir. Hal ini bisa terjadi karena perubahan hormon, peningkatan berat badan, serta kekurangan magnesium.

Cara mengatasinya:

  • Konsumsi makanan tinggi magnesium seperti bayam dan kacang-kacangan
  • Lakukan peregangan kaki sebelum tidur
  • Gunakan posisi tidur yang nyaman
  • Cukupi cairan harian

6. Neuropati Perifer

Neuropati perifer adalah kerusakan saraf tepi yang sering terjadi pada penderita diabetes atau kekurangan vitamin B12. Selain kram, gejalanya bisa berupa kesemutan, nyeri, dan kaki terasa lemah.

Cara mengatasinya:

  • Obati penyakit pemicu seperti diabetes
  • Penuhi kebutuhan vitamin B12
  • Minum obat sesuai resep dokter
  • Rutin kontrol kesehatan

7. Penyempitan Pembuluh Darah

Jika aliran darah ke kaki terganggu, otot akan kekurangan oksigen sehingga mudah kram. Biasanya nyeri muncul saat berjalan dan membaik ketika berhenti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mitra Keluarga

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kaki Sering Kram? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!