Ilustrasi Kaki Sering Kram. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Kaki sering kram tentu membuat tidak nyaman, apalagi jika muncul saat tidur, berjalan, atau sedang berolahraga.
Kondisi ini biasanya ditandai dengan otot menegang, terasa nyeri, dan sulit digerakkan selama beberapa detik hingga menit. Meski sering dianggap sepele, kaki sering kram bisa menjadi tanda tubuh sedang mengalami gangguan kesehatan.
Lalu, apa sebenarnya penyebab kaki sering kram dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan lengkap berikut ini.
Baca juga: Niatnya Sehat, Kok Jadi Bahaya? Fakta Green Coffee yang Bikin Banyak Orang Kaget!
Kram kaki sering terjadi setelah tubuh melakukan aktivitas fisik berlebihan, seperti olahraga intens atau banyak berjalan.
Otot yang terlalu lelah bisa berkontraksi secara tiba-tiba, terutama saat malam hari ketika sedang istirahat.
Cara mengatasinya:
Baca juga: Benarkah Green Coffee Ampuh Turunkan Berat Badan? Ini Faktanya yang Jarang Dibahas!
Tubuh bergerak berkat kerja sama antara saraf dan otot. Jika sistem ini terganggu, otot bisa lebih mudah menegang dan memicu kram.
Biasanya kondisi ini terjadi karena kelelahan, kurang mineral, atau masalah saraf tertentu.
Cara mengatasinya:
Ilustrasi Penyebab Kaki Sering Kram dan Cara Mengatasinya. (Eliani Kusnedi)
Kurang cairan menjadi penyebab paling umum kaki sering kram. Saat tubuh dehidrasi, keseimbangan elektrolit seperti magnesium, kalium, dan kalsium ikut terganggu sehingga otot lebih mudah kejang.
Cara mengatasinya:
Beberapa obat diketahui bisa memicu kram kaki, seperti:
Cara mengatasinya:
Baca juga: Leptospirosis: Penyakit Infeksi dari Tikus yang Mengancam Saat Banjir
Ibu hamil juga sering mengalami kram kaki, terutama di trimester akhir. Hal ini bisa terjadi karena perubahan hormon, peningkatan berat badan, serta kekurangan magnesium.
Cara mengatasinya:
Neuropati perifer adalah kerusakan saraf tepi yang sering terjadi pada penderita diabetes atau kekurangan vitamin B12. Selain kram, gejalanya bisa berupa kesemutan, nyeri, dan kaki terasa lemah.
Cara mengatasinya:
Jika aliran darah ke kaki terganggu, otot akan kekurangan oksigen sehingga mudah kram. Biasanya nyeri muncul saat berjalan dan membaik ketika berhenti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mitra Keluarga