Lupa Bawa Sikat Gigi? Aman Nggak Sih Pakai Punya Orang Lain? Jawabannya Bisa Bikin Kamu Mikir Dua Kali!
INDOZONE.ID - Lagi traveling, lupa bawa sikat gigi terus kepikiran pakai punya pasangan? Ini yang sebenarnya terjadi di mulutmu.
Pernah nggak kamu ada di situasi ini: sudah ngantuk, mau tidur baru sadar sikat gigi ketinggalan. Panik sedikit, lalu muncul ide, “Ya udah deh, pakai punyanya dia aja. Cuma sekali, kok.”
Kelihatannya sepele. Tapi pertanyaannya: itu aman nggak, sih, sebenarnya?
Jawabannya nggak sesimpel “iya” atau “nggak”!
Mulut Kamu Itu Bukan “Bersih-Bersih Aja”, Tapi Dunia Mikro yang Hidup
Fakta yang jarang disadari: di dalam mulut manusia ada ratusan jenis bakteri bisa lebih dari 700 spesies, walau biasanya yang aktif sekitar 200-an.
Dan tenang, sebagian besar itu normal dan bahkan membantu menjaga keseimbangan mulut. Tapi, ada juga “penghuni nakal” seperti:
- Bakteri penyebab gigi berlubang
- Bakteri pemicu radang gusi
- Mikroorganisme yang bisa bikin infeksi gusi serius
Nah, masalahnya: semua itu bisa “numpang hidup” di sikat gigi kamu.
Baca juga: Apakah Sikat Gigi Elektrik Worth It? Ini Penjelasan dari Sisi Kesehatan Gigi
Sikat Gigi: Terlihat Bersih, Tapi Belum Tentu Steril
Banyak orang mikir sikat gigi itu aman-aman saja karena selalu dipakai sendiri. Padahal, kenyataannya sikat gigi bisa jadi tempat singgah bakteri dari mulut sendiri, tangan, udara kamar mandi, bahkan percikan toilet (yes, ini nyata).
Kalau sikat gigi nggak dikeringkan dengan baik, bakteri bisa lebih mudah bertahan hidup.
Tapi Jangan Salah, Ini yang Bikin Risiko Jadi Serius
Walaupun terlihat “biasa aja”, ada kondisi di mana berbagi sikat gigi bisa jadi masalah besar, contohnya:
- Risiko penularan virus seperti hepatitis B dan C
- Potensi penyebaran virus lain (termasuk flu & COVID)
- Gusi bisa terluka saat menyikat → jadi pintu masuk infeksi
Dan yang paling penting: orang dengan imun lemah (misalnya pasien kemoterapi atau transplantasi organ) sangat tidak disarankan berbagi sikat gigi.
Jadi, Mending Pakai atau Nggak?
Jawaban tegasnya: sebaiknya jangan.
Tapi kalau kamu benar-benar dalam kondisi darurat, ada opsi “penyelamat sementara”: pakai pasta gigi + jari bersih, gosok gigi pakai sudut handuk bersih, atau kunyah permen karet bebas gula untuk membantu produksi air liur.
Kalau ada waktu, sikat gigi pinjaman bisa direndam dalam campuran air + cuka putih (1:1) selama ±10 menit untuk mengurangi bakteri.
Baca juga: 6 Dampak Jarang Ganti Sikat Gigi, Jangan Kaget Kalau Mulut Jadi Bermasalah!
Kalau Sekali Nggak Sikat Gigi, Bahaya Nggak?
Tenang dulu. Satu malam tanpa sikat gigi tidak langsung merusak kesehatan mulutmu. Tapi bukan berarti bisa dijadikan kebiasaan, ya! Karena kalau dibiarkan, plak dan bakteri tetap bisa berkembang.
Kelihatannya Sepele, Tapi Jangan Asal Pinjam Sikat Gigi
Berbagi sikat gigi mungkin terdengar “no big deal”, apalagi kalau cuma sekali. Tapi secara kesehatan, tetap ada risiko yang nggak bisa dianggap remeh terutama untuk infeksi tertentu.
Jadi, kalau sering “lupa bawa sikat gigi”, ini saatnya upgrade kebiasaan: punya sikat gigi cadangan di tas bisa jadi penyelamat kecil yang penting.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Abc.net.au