Jumat, 05 JUNI 2026 • 19:05 WIB

Jarang Disadari, Kondisi Usus Ternyata Bisa Mempengaruhi Mood dan Energi Seharian! Kok Bisa?

Author

Menjaga kesehatan pencernaan bisa pengaruhi mood. (freepik.com)

INDOZONE.ID - Saat membahas kesehatan, kebanyakan orang biasanya langsung fokus pada jantung, paru-paru, atau berat badan. 

Padahal, ada satu bagian tubuh yang sering luput dari perhatian, tetapi memiliki peran besar terhadap kondisi fisik dan mental, yaitu usus.

Banyak orang menganggap usus hanya berfungsi untuk mencerna makanan. Faktanya, organ ini memiliki tugas yang jauh lebih kompleks. 

Bahkan, kondisi usus yang sehat dapat mempengaruhi tingkat energi, sistem kekebalan tubuh, suasana hati, hingga kualitas hidup secara keseluruhan.

Baca juga: Sering Capek dan Mood Berantakan? Bisa Jadi Pola Istirahat Kamu Penyebabnya!

Tak heran jika para ahli kesehatan semakin menekankan pentingnya menjaga kesehatan usus sebagai bagian dari self-care atau perawatan diri sehari-hari.

Kenapa Kesehatan Usus Sangat Penting?

Di dalam sistem pencernaan terdapat triliunan mikroorganisme yang dikenal sebagai mikrobioma usus. Sebagian besar mikroorganisme tersebut merupakan bakteri baik yang membantu tubuh menjalankan berbagai fungsi penting.

Bakteri-bakteri ini berperan dalam membantu proses pencernaan makanan, menyerap nutrisi, memproduksi beberapa vitamin, hingga menjaga keseimbangan sistem imun. 

Ketika jumlah bakteri baik berada dalam kondisi seimbang, tubuh cenderung bekerja lebih optimal.

Baca juga: 7 Manfaat Daun Sirsak yang Sayang Dilewatkan untuk Kesehatan

Sebaliknya, jika keseimbangan tersebut terganggu, berbagai masalah kesehatan bisa mulai muncul. Mulai dari gangguan pencernaan, perut kembung, sembelit, hingga menurunnya daya tahan tubuh.

Karena itulah, menjaga kesehatan usus bukan hanya soal menghindari sakit perut, tetapi juga tentang menjaga performa tubuh secara menyeluruh.

Hubungan Usus dan Otak yang Jarang Diketahui

Salah satu fakta menarik yang masih belum banyak diketahui adalah adanya hubungan erat antara usus dan otak.

Para peneliti menemukan bahwa usus dan otak saling berkomunikasi melalui jaringan saraf, hormon, dan berbagai sinyal kimia di dalam tubuh. 

Baca juga: 5 Manfaat Daun Yakon untuk Kesehatan, Terutama bagi Penderita Diabetes

Hubungan ini sering disebut sebagai “gut-brain connection” atau “koneksi usus dan otak”.

Inilah alasan mengapa kondisi pencernaan terkadang bisa mempengaruhi perasaan seseorang. 

Saat kesehatan usus terganggu, sebagian orang dapat mengalami perubahan suasana hati, lebih mudah stres, sulit berkonsentrasi, atau merasa lemas dan kurang berenergi.

Sebaliknya, ketika kondisi usus terjaga dengan baik, tubuh cenderung terasa lebih nyaman dan aktivitas sehari-hari dapat dijalani dengan lebih optimal.

Baca juga: Rahasia Stamina K-Pop Idol, Ini Suplemen yang Rutin Mereka Konsumsi

Meski kesehatan mental dipengaruhi oleh banyak faktor, menjaga kesehatan usus menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat membantu mendukung kesejahteraan secara keseluruhan.

Pola Makan Menjadi Penentu Utama

Kondisi usus sangat dipengaruhi oleh apa yang dikonsumsi setiap hari. Makanan yang masuk ke dalam tubuh pada dasarnya menjadi “makanan” juga bagi bakteri yang hidup di dalam usus.

Jika seseorang terbiasa mengkonsumsi makanan bernutrisi seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan sumber serat lainnya, bakteri baik memiliki kesempatan untuk berkembang lebih optimal.

Sebaliknya, pola makan yang didominasi makanan ultra-proses, tinggi gula, dan rendah serat dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma usus dalam jangka panjang.

Baca juga: 7 Manfaat Daun Mengkudu untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Karena itu, menjaga pola makan sehat bukan hanya soal menjaga berat badan, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi kesehatan usus.

Menjaga Kesehatan Usus Tidak Sulit

Kabar baiknya, menjaga kesehatan usus tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit atau mahal.

Langkah sederhana seperti memperbanyak konsumsi makanan kaya serat, minum air putih yang cukup, rutin berolahraga, tidur yang berkualitas, dan mengelola stres dapat memberikan dampak positif bagi sistem pencernaan.

Selain itu, memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat juga merupakan bagian penting dari self-care yang sering terlupakan. 

Baca juga: Teknologi Diagnostik Kanker di Indonesia Makin Canggih, Bisa Bantu Dokter Tentukan Terapi Lebih Tepat

Saat tubuh dan pikiran berada dalam kondisi yang lebih seimbang, kesehatan usus pun dapat ikut terjaga.

Self-Care yang Dimulai dari Dalam Tubuh

Selama ini banyak orang menganggap self-care identik dengan aktivitas yang terlihat dari luar, seperti perawatan kulit atau liburan untuk melepas penat. 

Padahal, salah satu bentuk self-care paling penting justru dimulai dari dalam tubuh.

Menjaga kesehatan usus adalah investasi jangka panjang yang dapat memberikan manfaat bagi berbagai aspek kehidupan. 

Baca juga: Kulit Kemerahan, Gatal dan Iritasi? Green Tea Bisa Jadi Solusi yang Sudah Terbukti Ilmiah!

Mulai dari membantu tubuh menyerap nutrisi dengan lebih baik, menjaga sistem kekebalan tubuh, hingga mendukung kondisi mental agar tetap stabil.

Karena itu, jika ingin hidup lebih sehat, lebih bertenaga, dan merasa lebih baik setiap hari, mulailah dengan memperhatikan kesehatan usus. 

Organ yang satu ini mungkin jarang terlihat, tetapi perannya jauh lebih besar daripada yang dibayangkan banyak orang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Psychologytoday.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU