INDOZONE.ID - Belakangan ini, semakin banyak orang memilih tidak makan daging. Pola ini dikenal sebagai vegetarian atau vegan, biasanya dilakukan demi kesehatan, kepedulian terhadap hewan, hingga gaya hidup yang lebih sehat.
Namun, tidak makan daging juga perlu dipahami dengan baik karena memiliki dampak tersendiri bagi tubuh. Jika dilakukan tanpa perencanaan gizi yang tepat, pola makan ini bisa menimbulkan kekurangan nutrisi penting.
Lalu, apa saja manfaat dan risikonya bagi kesehatan? Berikut penjelasannya.
Manfaat Tidak Makan Daging bagi Tubuh
Mengurangi atau tidak mengonsumsi daging sama sekali, bisa memberikan beberapa manfaat, terutama jika pola makan tetap seimbang.
1. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Daging merah mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi. Jika dikurangi, kolesterol jahat (LDL) bisa turun sehingga risiko penyakit jantung dan stroke juga ikut berkurang.
2. Mengontrol Berat Badan
Makanan berbasis tumbuhan umumnya lebih tinggi serat dan lebih rendah kalori. Hal ini membuat perut terasa kenyang lebih lama, sehingga membantu menjaga berat badan tetap ideal dan mengurangi risiko obesitas.
3. Menurunkan Risiko Kanker
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daging olahan (seperti sosis atau kornet) dan daging merah dalam jangka panjang berkorelasi dengan peningkatan risiko kanker usus besar.
4. Melancarkan sistem pencernaan
Kandungan serat yang tinggi dari sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian sangat baik untuk pencernaan. Serat membantu memperlancar buang air besar dan mencegah sembelit.
5. Menurunkan Risiko Diabetes
Pola makan yang banyak mengandung serat dan rendah lemak jenuh dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Ini dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2.
6. Menurunkan Tekanan Darah
Konsumsi sayuran dan buah yang tinggi kalium dapat membantu mengontrol tekanan darah. Hal ini baik untuk mencegah hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Baca juga: Apa Bedanya Maag dan Asam Lambung? Simak Penjelasannya di Sini
Risiko Kesehatan yang Wajib Diwaspadai
Meskipun menawarkan banyak keuntungan, berhenti makan daging tanpa perencanaan nutrisi yang matang dapat memicu masalah baru akibat kekurangan zat gizi esensial:
1. Kekurangan Protein
Daging mengandung protein yang penting untuk membangun otot, memperbaiki sel tubuh, dan menjaga daya tahan. Kalau tidak makan daging tanpa pengganti yang cukup, tubuh bisa kekurangan protein.
2. Kekurangan Zat Besi
Zat besi dari daging lebih mudah diserap tubuh. Jika tidak makan daging, tubuh bisa kekurangan zat besi yang bisa menyebabkan anemia, dengan gejala seperti mudah lelah, lemas, dan pucat.
3. Kekurangan Vitamin B12
Vitamin B12 hampir hanya ditemukan pada produk hewani. Kekurangan vitamin ini bisa menyebabkan gangguan saraf, mudah lelah, hingga masalah konsentrasi.
4. Daya Tahan Tubuh Menurun
Kalau tubuh tidak mendapat asupan gizi yang cukup dan seimbang, sistem imun bisa menjadi lemah. Akibatnya, tubuh jadi lebih mudah terserang penyakit seperti flu, infeksi, atau mudah merasa lelah.
5. Pertumbuhan Dan Energi Terganggu
Pada anak-anak, remaja, dan orang yang memiliki aktivitas tinggi, tidak makan daging bisa memengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh.
6. Rambut Rontok Dan Mudah Patah
Kalau tubuh kekurangan protein, zat besi, dan vitamin penting, rambut bisa jadi lebih mudah rontok, tipis, dan gampang patah. Rambut juga bisa tumbuh lebih lambat.
Cara Aman Menjalani Pola Makan Tanpa Daging
Jika ingin tidak makan daging, penting untuk tetap menjaga keseimbangan gizi, seperti:
- Mengonsumsi kacang-kacangan sebagai sumber protein.
- Mengonsumsi sayuran hijau untuk zat besi.
- Mengambil suplemen vitamin B12 jika diperlukan.
- Mengatur menu makanan agar tetap lengkap nutrisinya.
- Mengonsumsi buah-buahan setiap hari.
- Mengganti protein hewani dengan alternatif sehat.
- Minum air yang cukup agar metabolisme tubuh tetap lancar dan pencernaan lebih sehat.
Baca juga: Jangan Anggap Sepele, Rokok Sebatang Tetap Bisa Picu Penyakit Jantung
Itulah penjelasan tentang tidak makan daging sama sekali, mulai dari manfaat sampai risikonya untuk tubuh. Semoga bisa membantu kamu lebih paham pentingnya menjaga makanan yang seimbang setiap hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline