INDOZONE.ID - Pernahkah kamu bangun tidur lalu menyadari napas terasa kurang segar? Kondisi ini ternyata sangat umum dialami banyak orang, bahkan oleh mereka yang rutin menjaga kebersihan gigi dan mulut.
Berikut penjelasan lengkap mengenai penyebab napas pagi hari menjadi bau dan cara mengatasinya.
Penyebab Bau Mulut saat Bangun Tidur
1. Produksi Air Liur Berkurang Saat Tidur
Ketika tidur, tubuh secara alami memproduksi lebih sedikit air liur dibandingkan saat beraktivitas di siang hari.
Padahal, air liur berfungsi membersihkan sisa makanan, menjaga kelembapan mulut, serta mengontrol pertumbuhan bakteri.
Saat jumlah air liur menurun, mulut menjadi lebih kering. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak, terutama di permukaan lidah, sela-sela gigi, dan area gusi.
Bakteri tersebut kemudian mengurai sisa makanan, lendir, serta sel-sel mati dan menghasilkan aroma tidak sedap.
Baca juga: Kenapa Bangun Tidur Badan Terasa Sakit? Simak Penyebab yang Jarang Disadari
2. Bau Mulut Berasal dari Senyawa Sulfur
Aroma khas napas pagi umumnya berasal dari senyawa sulfur yang mudah menguap atau volatile sulfur compounds (VSC). Beberapa jenis yang paling sering ditemukan antara lain hidrogen sulfida, methanethiol, dan dimethyl sulfide.
Senyawa-senyawa tersebut menghasilkan aroma yang mirip telur busuk atau kubis yang membusuk.
Penelitian menunjukkan bahwa kadar senyawa sulfur berada pada titik tertinggi setelah seseorang bangun tidur, kemudian berkurang setelah makan, minum, atau membersihkan mulut.
Baca juga: Sering Begadang dan Susah Bangun Pagi? Coba 8 Cara Ini Biar Pola Tidur Kembali Normal
3. Lidah Menjadi Tempat Berkumpulnya Bakteri
Banyak orang hanya fokus menyikat gigi, padahal lidah juga berperan besar dalam munculnya bau mulut. Permukaan lidah yang tidak rata membuat sisa makanan, sel mati, dan bakteri mudah menumpuk.
Bagian belakang lidah menjadi area yang paling sering menjadi sarang bakteri karena lebih lembap dan sulit dijangkau saat berkumur. Membersihkan lidah secara rutin dapat membantu mengurangi bau napas secara signifikan.
4. Tidur dengan Mulut Terbuka Memperburuk Bau Napas
Kebiasaan bernapas melalui mulut saat tidur dapat membuat kondisi bau napas semakin parah. Hal ini sering terjadi pada orang yang mendengkur, mengalami hidung tersumbat, atau memiliki alergi tertentu.
Aliran udara yang terus keluar masuk melalui mulut menyebabkan rongga mulut menjadi lebih kering. Semakin kering kondisi mulut, semakin cepat bakteri berkembang dan menghasilkan bau tidak sedap.
5. Makanan dan Minuman Tertentu Bisa Memicu Bau Mulut
Apa yang dikonsumsi sebelum tidur juga berpengaruh terhadap aroma napas saat bangun pagi. Makanan seperti bawang putih dan bawang merah, mengandung senyawa sulfur yang dapat masuk ke aliran darah dan akhirnya dikeluarkan kembali melalui paru-paru saat bernapas.
Selain itu, makanan tinggi gula menjadi sumber makanan bagi bakteri di dalam mulut. Sementara kopi dan minuman beralkohol, dapat memicu mulut kering yang memperparah bau napas.
6. Kapan Bau Napas Perlu Diwaspadai?
Pada umumnya, bau napas pagi akan berkurang setelah minum air putih, sarapan, atau menyikat gigi. Namun, jika bau mulut tetap bertahan sepanjang hari, kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan.
Beberapa penyebab yang perlu mendapatkan perhatian antara lain:
- Gigi berlubang.
- Radang atau perdarahan pada gusi.
- Penumpukan karang gigi.
- Infeksi sinus.
- Batu amandel atau amandel berlubang.
- Refluks asam lambung.
- Diabetes yang tidak terkontrol.
- Gangguan fungsi hati atau ginjal.
- Efek samping obat yang menyebabkan mulut kering.
Apabila bau mulut tidak kunjung membaik meski kebersihan mulut sudah dijaga rutin, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter gigi.
7. Cara Mengurangi Bau Napas Saat Bangun Tidur
Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga napas tetap segar di pagi hari, yaitu:
- Menyikat gigi sebelum tidur.
- Membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi.
- Rutin membersihkan lidah.
- Memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
- Mengurangi konsumsi kopi dan alkohol pada malam hari.
- Menghindari kebiasaan merokok.
- Mengatasi hidung tersumbat agar tidak bernapas melalui mulut saat tidur.
- Melakukan pemeriksaan gigi secara berkala.
Bau napas saat bangun pagi merupakan kondisi normal yang terjadi akibat berkurangnya produksi air liur selama tidur, sehingga bakteri lebih mudah berkembang di dalam mulut.
Meski demikian, bau mulut yang sangat menyengat atau tidak kunjung hilang setelah membersihkan mulut, sebaiknya tidak dianggap sepele.
Dalam beberapa kasus, kondisi tersebut dapat menjadi sinyal adanya masalah kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Menjaga kebersihan gigi dan mulut secara rutin tetap menjadi langkah terbaik untuk mencegah munculnya bau napas yang mengganggu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthdigest.com