INDOZONE.ID - Menjaga kesehatan tubuh itu penting supaya kita tetap kuat dan tidak mudah sakit. Salah satu cara mudah yang bisa dilakukan adalah dengan makan sayuran setiap hari karena banyak mengandung vitamin dan serat.
Kalau kamu kurang suka makan sayur langsung, jus sayur bisa jadi pilihan yang lebih mudah dan enak. Dengan dibuat jus, sayuran tetap mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.
Jus sayur juga bisa membantu tubuh jadi lebih segar, pencernaan lebih lancar, dan daya tahan tubuh lebih kuat. Selain itu, jus sayur mudah dibuat di rumah dengan bahan-bahan sederhana.
Daftar Jus Sayur Kaya Gizi Terbaik
Berikut ini 8 jus sayur kaya gizi yang baik untuk kesehatan tubuh, dan bisa kamu coba setiap hari:
1. Jus Bayam
Bayam kaya akan zat besi, vitamin A, vitamin C, dan antioksidan. Jus bayam sangat baik untuk membantu meningkatkan produksi sel darah merah sehingga dapat mencegah anemia.
Selain itu, bayam juga membantu menjaga kesehatan mata dan meningkatkan daya tahan tubuh. Agar lebih enak, jus bayam bisa dicampur dengan apel atau jeruk.
Baca juga: 6 Jus Buah yang Aman untuk Penderita Asam Lambung
2. Jus Wortel
Wortel dikenal kaya akan beta-karoten yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Nutrisi ini sangat penting untuk kesehatan mata, kulit, dan sistem imun.
Jus wortel juga membantu menjaga kesehatan jantung dan memperbaiki sel tubuh yang rusak. Rasanya manis alami sehingga mudah dikonsumsi.
3. Jus Bayam dan Apel Hijau
Bayam adalah sayuran hijau yang kaya nutrisi seperti zat besi, kalsium, dan vitamin K. Nutrisi ini baik untuk membantu mencegah anemia, membuat tubuh lebih bertenaga, dan menjaga tulang tetap kuat.
Saat dicampur dengan apel hijau, rasanya jadi lebih segar dan sedikit manis. Kombinasi ini membuat jus lebih enak diminum, terutama bagi yang kurang suka rasa sayur.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Semangka Campur Lemon untuk Kesehatan Tubuh
4. Jus Seledri Murni
Jus seledri sempat populer karena dianggap sangat baik untuk kesehatan. Seledri mengandung banyak air dan zat alami, yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
Minum jus seledri di pagi hari, dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah dan membersihkan racun dalam tubuh secara alami. Rasanya memang khas, tapi manfaatnya cukup banyak.
5. Jus Kale dan Lemon
Kale adalah sayuran hijau yang sangat kaya antioksidan. Nutrisi ini membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel dan menjaga kesehatan jantung.
Saat ditambah lemon, jus ini jadi lebih segar dan tidak terlalu langu. Vitamin C dari lemon juga membantu tubuh lebih mudah menyerap zat besi dari kale.
6. Jus Wortel dan Tomat
Kombinasi wortel dan tomat menghasilkan jus yang enak dan berwarna cerah. Wortel kaya vitamin A yang baik untuk kesehatan mata dan kulit.
Sedangkan tomat mengandung likopen, yaitu antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel dan menjaga kesehatan kulit dari paparan sinar matahari.
Baca juga: 10 Jus Sehat Tanpa Gula dan Rendah Kalori untuk Diet Alami
7. Jus Mentimun dan Daun Mint
Jus mentimun dan daun mint cocok diminum saat cuaca panas karena rasanya segar. Mentimun mengandung banyak air yang membantu tubuh tetap terhidrasi dan tidak mudah lelah.
Daun mint memberikan rasa dingin dan segar di mulut. Kombinasi ini juga membantu membuat tubuh terasa lebih nyaman, segar, dan membantu meredakan rasa panas dalam.
8. Jus Bit (Beetroot) dan Mentimun
Jus bit atau beetroot mengandung zat alami yang membantu melancarkan aliran darah. Dengan aliran darah yang lancar, tubuh jadi lebih berenergi dan tidak cepat lelah.
Jika dicampur dengan mentimun, rasanya jadi lebih segar dan mudah diminum. Jus ini cocok dikonsumsi sebelum olahraga agar tubuh lebih kuat dan bertenaga.
Baca juga: 7 Jus Buah Tinggi Serat yang Wajib Dicoba Setiap Hari
Dengan mengonsumsi jus sayur secara rutin, tubuh akan lebih kuat, segar, dan terhindar dari berbagai penyakit. Agar lebih nikmat, jus bisa dikombinasikan dengan buah tanpa menambahkan gula berlebihan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline