INDOZONE.ID – Ketika membicarakan soal kesehatan, banyak orang lebih fokus pada pola makan, olahraga, dan manajemen stres. Padahal, ada satu faktor penting yang kerap diabaikan, yaitu postur tubuh.
Selama ini, postur tubuh yang baik sering dikaitkan dengan penampilan yang lebih percaya diri dan tegap.
Namun, berbagai penelitian menunjukkan, posisi duduk juga punya peran penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Kebiasaan duduk membungkuk, menunduk terlalu lama, atau posisi tubuh yang tidak sejajar, rupanya dapat memengaruhi kerja organ-organ pencernaan.
Selain itu, dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan. Mulai dari refluks asam lambung hingga sembelit.
Baca juga: Gak Cuma Pegal, Duduk Terlalu Lama Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Hubungan Postur Tubuh dan Sistem Pencernaan
Dikutip dari Medical Daily, sistem pencernaan merupakan jaringan organ kompleks, yang bertugas mengolah makanan, menyerap nutrisi, dan membuang sisa metabolisme tubuh.
Nah, supaya dapat bekerja secara optimal, organ-organ tersebut membutuhkan ruang dan posisi yang tepat di dalam rongga perut.
Postur tubuh yang buruk, dapat mengganggu keseimbangan tersebut. Ketika seseorang sering membungkuk atau duduk dengan posisi tubuh melengkung, tekanan pada area perut meningkat.
Sehingga, kondisi tersebut dapat menghambat fungsi normal organ pencernaan.
Para ahli menyebutkan, postur tubuh yang baik tidak hanya penting bagi tulang dan otot, tapi juga berperan dalam menjaga kesehatan saluran cerna.
Organ Pencernaan Bisa Tertekan
Salah satu dampak utama dari kebiasaan membungkuk adalah, terjadinya tekanan pada organ-organ di dalam perut, termasuk lambung, usus, dan usus besar.
Kondisi ini dapat menghambat pergerakan alami makanan di saluran pencernaan. Sehingga, proses pencernaan menjadi lebih lambat.
Akibatnya, penyerapan nutrisi tidak berlangsung optimal dan proses pembuangan limbah tubuh menjadi terganggu.
Meningkatkan Risiko Asam Lambung Naik
Postur tubuh yang buruk juga dapat memicu dan memperparah refluks asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD).
Saat tubuh membungkuk ke depan, tekanan pada lambung meningkat. Sehingga, cairan asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.
Kondisi ini dapat menimbulkan sensasi panas di dada, atau yang dikenal sebagai heartburn. Para ahli pun menyarankan, tetap duduk tegak setelah makan, untuk mencegah gejala asam lambung.
Memicu Sembelit
Kebiasaan duduk dengan tulang belakang melengkung, juga dapat memengaruhi pergerakan usus.
Posisi tubuh yang tidak ideal, membuat proses pergerakan feses menuju saluran pembuangan menjadi kurang lancar. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko sembelit atau konstipasi.
Jika tidak ditangani dengan baik, sembelit yang berulang berpotensi menimbulkan komplikasi kesehatan lainnya.
Baca juga: 4 Latihan Sederhana Memperbaiki Postur Tubuh Bungkuk, Bisa Praktikkan di Rumah
Perut Kembung dan Penumpukan Gas
Perut kembung juga menjadi salah satu masalah pencernaan yang dapat diperburuk oleh postur tubuh yang buruk.
Ketika seseorang duduk membungkuk dalam waktu lama, area perut mengalami tekanan. Sehingga, pergerakan gas di dalam saluran cerna menjadi terhambat.
Akibatnya, gas menumpuk dan menimbulkan rasa penuh, tidak nyaman, serta perut terasa membesar.
Cara Menjaga Postur Tubuh Agar Pencernaan Tetap Sehat
Menjaga postur tubuh yang baik, dapat membantu organ pencernaan bekerja lebih efektif. Dengan posisi tubuh yang tegak, tekanan pada lambung dan usus berkurang.
Sehingga, proses pencernaan berlangsung lebih lancar. Berikut beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan:
1. Duduk dan Berdiri dengan Tegak
Biasakan menjaga posisi kepala, leher, dan tulang belakang tetap sejajar. Hindari membungkuk terlalu lama saat bekerja atau menggunakan gadget.
2. Perhatikan Posisi Saat Makan
Saat makan, usahakan duduk tegak dan hindari makan sambil bersandar atau membungkuk. Posisi ini membantu organ pencernaan bekerja lebih optimal.
3. Kurangi Duduk Terlalu Lama
Duduk berjam-jam tanpa bergerak dapat memperburuk postur tubuh. Luangkan waktu untuk berdiri, berjalan singkat, atau melakukan peregangan setiap 30 hingga 45 menit.
4. Perkuat Otot Inti Tubuh
Otot perut dan punggung yang kuat, membantu menjaga postur tubuh tetap baik. Latihan seperti plank, yoga, atau pilates dapat menjadi pilihan untuk memperkuat otot inti.
5. Gunakan Kursi Ergonomis
Pastikan kursi kerja mendukung posisi punggung dengan baik. Penggunaan kursi ergonomis, dapat membantu mengurangi tekanan pada tulang belakang dan otot.
6. Konsultasi dengan Tenaga Medis
Bagi mereka yang memiliki gangguan pencernaan kronis atau kesulitan memperbaiki postur tubuh, konsultasi dengan dokter, fisioterapis, atau ahli rehabilitasi medis dapat menjadi langkah yang tepat.
Oleh karena itu, kebiasaan menerapkan posisi tubuh yang tepat dapat membantu menjaga fungsi sistem pencernaan, mengurangi risiko gangguan lambung, mencegah sembelit, serta mengurangi keluhan perut kembung.
Dengan membiasakan duduk dan berdiri tegak, memperhatikan posisi saat makan, serta rutin bergerak, kesehatan pencernaan dapat terjaga dengan lebih baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical Daily