Senin, 06 JULI 2026 • 07:15 WIB

Penderita Asma Wajib Tahu! Vitamin A dan D Ternyata Punya Manfaat Besar untuk Paru-Paru

Author

Ilustrasi orang menderita asma. (Freepik)

INDOZONE.ID  – Vitamin A selama ini diketahui punya peran penting dalam menjaga kesehatan mata. Sedangkan vitamin D, identik dengan kesehatan tulang. 

Namun, penelitian terbaru menunjukkan, kedua vitamin tersebut juga memiliki manfaat bagi kesehatan paru-paru, khususnya pada penderita asma

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Thorax menemukan, kadar vitamin A dan vitamin D yang lebih tinggi, berkaitan dengan fungsi paru yang lebih baik pada anak-anak maupun orang dewasa dengan asma. 

Selain itu, vitamin D juga dikaitkan dengan perlambatan proses penuaan biologis sel paru pada orang dewasa. 

Baca juga: Tidak Disangka! Obat Asma Ini Berpotensi Hambat Kanker Payudara Triple Negatif

Penelitian Libatkan Ribuan Penderita Asma 

Dikutip dari Medical News Today, para ilmuwan menganalisis data kesehatan hampir 1.200 anak yang tergabung dalam studi Genetic Epidemiology of Asthma in Costa Rica (GACRS). 

Lalu, ada sekitar 1.000 orang dewasa dari studi Omic Determinants of Longitudinal Lung Function in Asthma (ODOLLFA) juga ikut terlibat dalam penelitian tersebut. 

Para peserta menjalani pemeriksaan kadar vitamin A dan vitamin D dalam tubuh, kemudian dievaluasi kondisi serta fungsi paru-parunya. 

Ilustrasi vitamin A dan D yang juga bermanfaat untuk paru-paru. (Freepik)

Penulis utama penelitian, Dr. Rinku Sharma, peneliti pascadoktoral di Channing Division of Network Medicine, Mass General Brigham, Harvard Medical School, menjelaskan, hubungan vitamin D dengan kesehatan paru sebenarnya telah didukung oleh banyak penelitian sebelumnya. 

Sebaliknya, bukti mengenai vitamin A masih menunjukkan hasil yang beragam. 

"Karena kedua vitamin ini berbagi jalur biologis penting, yang berperan dalam fungsi sistem imun dan pemeliharaan jaringan tubuh, kami ingin mempelajarinya secara bersamaan," jelas Sharma. 

"Kami juga tertarik mengetahui apakah keduanya memengaruhi penuaan epigenetik, mengingat kesehatan paru yang baik berkaitan erat dengan proses penuaan yang lebih sehat dan harapan hidup yang lebih panjang," sambungnya. 

Senada dengan itu, penulis senior penelitian, Dr. Michael McGeachie, mengatakan, kesehatan paru merupakan salah satu indikator utama kesehatan seseorang seiring bertambahnya usia. 

"Memahami bagaimana nutrisi memengaruhi fungsi paru, dapat membantu menemukan strategi sederhana dan mudah diterapkan untuk menjaga kesehatan paru, terutama bagi penderita penyakit pernapasan kronis seperti asma," ujarnya. 

Vitamin A Berkaitan dengan Fungsi Paru yang Lebih Baik 

Hasil penelitian menunjukkan, anak-anak maupun orang dewasa penderita asma yang memiliki kadar vitamin A lebih tinggi, cenderung memiliki fungsi paru yang lebih baik dibandingkan mereka yang kadar vitaminnya lebih rendah. 

Menurut McGeachie, temuan tersebut memperkuat bukti bahwa, vitamin A berperan dalam menjaga kesehatan paru sepanjang kehidupan. 

"Konsistensi hasil pada kelompok anak maupun dewasa memperkuat dugaan bahwa kadar vitamin A yang memadai dapat membantu mempertahankan fungsi paru pada berbagai tahap usia," katanya. 

Baca juga: Waspada! Ada Jenis Pil KB yang Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Asma pada Perempuan Muda

Vitamin D Berpotensi Memperlambat Penuaan Sel Paru 

Selain vitamin A, para peneliti juga menemukan, kadar vitamin D yang lebih tinggi berkaitan dengan peningkatan fungsi paru pada orang dewasa penderita asma. 

Menariknya, mereka juga menemukan bukti lebih rendah terhadap penuaan epigenetik, yaitu perubahan biologis pada tingkat molekuler yang mencerminkan proses penuaan sel. 

"Kami menemukan, individu dengan kadar vitamin D lebih tinggi menunjukkan tanda-tanda penuaan epigenetik yang lebih lambat. Ini menunjukkan bahwa vitamin D mungkin tidak hanya membantu menjaga kesehatan paru, tetapi juga mendukung proses penuaan biologis yang lebih sehat," ujar Sharma. 

Meski demikian, ia menegaskan, penelitian ini belum dapat membuktikan hubungan sebab-akibat secara langsung, melainkan hanya menunjukkan adanya keterkaitan. 

Bagaimana Vitamin A dan D Melindungi Paru? 

Ilustrasi orang mengalami sesak napas. (Freepik)

Peneliti menjelaskan, salah satu temuan paling menarik adalah manfaat kedua vitamin tersebut tampaknya dimediasi oleh mekanisme epigenetik, yaitu proses yang mengatur aktivitas gen tanpa mengubah susunan DNA. 

Mereka menemukan, microRNA dan metilasi DNA, dua regulator penting aktivitas gen, berperan dalam cara vitamin A dan vitamin D memengaruhi kesehatan paru. 

Selain itu, kedua vitamin diketahui memiliki sejumlah fungsi penting, antara lain: 

  • Membantu mengatur respons sistem imun.
  • Mengurangi peradangan pada jaringan paru.
  • Mendukung pemeliharaan dan perbaikan jaringan paru.
  • Membantu mempertahankan fungsi paru tetap optimal.
  • Ke depan, tim peneliti akan mengkaji bagaimana variasi genetik seseorang berinteraksi dengan vitamin A, vitamin D, dan mekanisme epigenetik sehingga memengaruhi kesehatan paru serta proses penuaan. 

Temuan Masih Perlu Dibuktikan Lewat Uji Klinis 

Meski hasil penelitian dinilai menjanjikan, para ahli mengingatkan, temuan tersebut belum membuktikan, mengonsumsi vitamin A atau vitamin D secara langsung dapat meningkatkan fungsi paru. 

Dokter spesialis paru Dr. Khaled Abu-Ihweij, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, menyebutkan, hasil studi tersebut sebagai temuan yang memberikan harapan, namun tetap perlu disikapi secara hati-hati. 

"Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan, bukan bukti bahwa vitamin tersebut secara langsung menjadi penyebab membaiknya fungsi paru. Kita masih membutuhkan uji klinis acak dan terkontrol untuk memastikan hubungan sebab-akibatnya," ujarnya. 

Ia menambahkan, konsep mengenai 'usia biologis paru' masih tergolong baru. Sehingga, memerlukan penelitian lanjutan sebelum dapat dijadikan dasar rekomendasi klinis. 

Nutrisi Dinilai Berpotensi Menjadi Bagian dari Perawatan Asma 

Pendapat serupa disampaikan dokter spesialis paru dan perawatan kritis, Dr. Jimmy Johannes. Menurutnya, penelitian ini memperkuat hubungan yang sebelumnya telah diketahui antara vitamin A, vitamin D, dan kesehatan paru pada penderita asma. 

Yang membedakan penelitian ini, kata Johannes, ditemukannya kaitan antara kedua vitamin tersebut dengan penanda molekuler proses penuaan. 

"Penelitian ini menunjukkan, kadar vitamin A dan vitamin D yang memadai mungkin membantu menjaga paru tetap 'awet muda' pada tingkat molekuler bagi penderita asma," ujarnya. 

Meski demikian, Johannes menilai, masih banyak hal yang perlu dipelajari mengenai hubungan antara nutrisi dan kesehatan paru. 

"Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengetahui nutrisi apa saja yang paling efektif dalam mengoptimalkan fungsi paru, baik pada orang sehat maupun penderita berbagai penyakit paru. Jika terbukti, informasi ini dapat menjadi bagian penting dalam penatalaksanaan penyakit seperti asma," tutupnya. 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Medical News Today

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU