INDOZONE.ID - Seseorang yang dapat memberikan kepuasan seksual tentu menjadi suatu kelebihan. Namun ada beberapa orang yang justru sebaliknya, alias impotensi.
Impotensi sendiri merupakan gangguan ereksi seseorang pria, dimana penisnya tidak bisa tegang dengan baik . Gangguan ini menyebabkan seseorang tidak dapat merasakan kepuasan seksual pada kondisi normalnya memang sangat menganggu.
Baca Juga: Sudah Jadi Kebutuhan Harian, Benarkah Penggunaan Headset Bluetooth Berbahaya bagi Kesehatan?
Untuk itu, simak fakta impotensi berikut ini.
5 Fakta Penyakit Impotensi
1. Disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat
Salah satu fakta dari impotensi adalah karena disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat.
Gaya hidup yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko impotensi.
Beberapa contoh gaya hidup tidak sehat seperti rutin mengonsumsi alkohol, tidak menjaga berat badan dan juga pola makan yang tidak teratur.
Baca Juga: Gencar Berikan PMT Jadi Siasat Andalan Perangi Stunting di Kalijaya Cikarang Barat
2. Umumnya terjadi di proses penuaan
Selanjutnya, fakta penyakit impotensi selanjutnya adalah kerap terjadi ketika proses penuaan.
Pasalnya, proses penuaan dapat mengalami perubahaan seiring bertambahnya usia.
Selain itu, terdapat beberapa faktor penyebabnya, salah satunya penurunan kadar hormon testosteron, penumpukan plak dalam pembuluh darah, dan gangguan saraf.
3. Dapat disebabkan karena cidera
Kemudian, mengalami cidera juga dapat memungkinkan seseorang mengalami impotensi.
Baca Juga: Inilah 6 Penyebab Telinga Sering kotor, Sering Pakai Headset Salah Satunya?
Pasalnya, cidera pada bagian panggul, atau organ seksual dapat merusak saraf, pembuluh darah, atau jaringan ereksi.
4. Faktor psikologis yang terganggu
Tak hanya cidera, penyebab impotensi dapat disebabkan oleh faktor psikologis yang terganggu.
Stres, depresi dan gangguan kecemasan yang berlebihan dapat menganggu kesehatan kelamin.
5. Dapat diobati dengan implan penis
Implan penis dapat menjadi salah satu cara untuk mengobati impotensi.
Perawatan ini melibatkan pembedahan dan menempatkan perangkat kedua sisi penis.
Baca Juga: 10 Suplemen untuk Memperpanjang Usia dan Menjaga Kesehatan Tubuh
Implan ini dapat memungkinkan pengidap untuk mengontrol kapan dan berapa lama mengalami ereksi.
Namun, pengobatan ini dengan catatan apabila seseorang pengidap tidak sedang mengalami penyakit bawaan lainnya.
Penulis: Putri Nadhila
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Halodoc