INDOZONE.ID - Baru-baru ini, gangguan kepribadian narsistik atau Narcissistic Personality Disorder (NPD) semakin sering menjadi perbincangan di media sosial.
Selain berdampak pada kesehatan mental, stres akibat interaksi dengan seseorang yang memiliki gangguan narsistik ternyata dapat berpengaruh buruk pada kesehatan fisik seseorang.
Ungkapan seperti, "Sakit hati bikin sakit badan" sering kita dengar dari teman-teman yang mengalami perasaan emosional berat.
Gejala fisik yang muncul bisa begitu parah hingga membuat seseorang tidak mampu bangun dari tempat tidur, mengalami mual, sakit kepala hebat, hingga kehilangan energi total.
Baca Juga: Mengenal Tanda-Tanda NPD, Gangguan Kepribadian Narsistik yang Sedang Viral di Sosial Media
Sakit Hati yang Membawa Penyakit Fisik
Banyak orang yang menceritakan pengalaman mereka saat merasakan sakit hati yang begitu mendalam.
Sakit hati ini sering kali berdampak langsung pada kondisi fisik.
Misalnya, seseorang mungkin mengalami rasa sesak di ulu hati, tekanan darah meningkat, atau muncul gejala psikosomatik seperti mual, muntah, bahkan hingga pingsan.
Beberapa kasus pengaruh NPD juga menunjukkan gangguan fisik yang lebih serius, seperti masalah pada lambung, sakit kepala berat, atau sesak napas.
Bahkan, ada pula yang melaporkan gejala seperti asma atau diabetes yang semakin memburuk ketika mereka mengalami stres emosional.
Baca Juga: 6 Penyebab Orang Menderita NPD: Salah Satunya karena Trauma dari Pengalaman Hidup
Apa Itu Psikosomatik?
Dilansir dari YouTube @ANNA ANBERSAL, gangguan psikosomatik adalah kondisi di mana gejala fisik muncul akibat gangguan mental seperti stres, kecemasan, atau depresi.
Istilah psikosomatik berasal dari kata psiko yang berarti pikiran, dan soma yang berarti tubuh.
Dengan kata lain, keluhan fisik ini sebenarnya disebabkan oleh faktor mental, seperti stres berlebihan atau tekanan emosional.
Sering kali, orang yang mengalami psikosomatik merasa tubuhnya benar-benar sakit.
Mereka merasakan gejala fisik yang nyata, seperti sakit perut, sesak napas, atau lemas.
Meskipun begitu, penyebab utamanya bukanlah kondisi fisik yang mendasari, melainkan stres yang berlebihan.
Kondisi ini bisa memperburuk daya tahan tubuh seseorang, membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit atau infeksi.
Baca Juga: Jenis-Jenis NPD, Gangguan Kepribadian Narsistik yang Viral di Media Sosial
Bagaimana Pikiran Memengaruhi Tubuh?
Ketika seseorang mengalami stres atau kecemasan, aktivitas saraf otak yang terhubung dengan berbagai bagian tubuh meningkat.
Hal ini dapat memicu gejala-gejala fisik seperti jantung berdebar lebih cepat, rasa mual, gemetar, sulit berkonsentrasi, atau bahkan keringat dingin.
Beberapa orang mungkin mengalami sakit dada, pusing, atau sakit perut yang parah.
Tekanan emosional juga bisa memicu pelepasan hormon seperti epinefrin, yang meningkatkan kadar adrenalin dalam darah.
Adrenalin yang berlebihan dapat memengaruhi organ-organ tubuh dan menyebabkan reaksi fisik yang lebih intens.
Dalam kasus yang ekstrim, perasaan tak berdaya menghadapi seseorang dengan gangguan narsistik dapat menyebabkan masalah fisik yang serius.
Baca Juga: Cara Mengatasi dan Mencegah NPD, Gangguan Kepribadian Narsistik pada Diri dan Keluarga
Pentingnya Menangani Stres Emosional
Psikosomatik adalah kondisi yang perlu penanganan serius.
Meskipun seringkali tidak memiliki penyebab fisik yang jelas, gejala-gejala tersebut dapat berdampak pada kualitas hidup seseorang.
Stres yang terus-menerus, apalagi jika disebabkan oleh hubungan yang merugikan seperti berurusan dengan seseorang yang memiliki gangguan narsistik, dapat memperburuk kondisi fisik, keuangan, performa kerja, dan aspek lain dalam kehidupan.
Oleh karena itu, penting untuk segera mengambil langkah untuk healing atau penyembuhan emosional.
Memulai proses penyembuhan dengan arahan yang tepat sangatlah penting.
Stres yang dihadapi seseorang, terutama saat berhubungan dengan seseorang yang narsistik, tidak boleh diabaikan, karena bisa berdampak buruk pada seluruh kualitas hidup.
Baca Juga: Apakah NPD Bisa Disembuhkan? Begini Pendapat Psikolog
Untuk mengatasi psikosomatik, penting untuk memahami bahwa langkah pertama adalah menyadari pengaruh mental terhadap fisik.
Keadaan dimana alasan sakit hati bikin sakit badan dapat dicegah dengan mencari bantuan dari profesional kesehatan mental, dan hindari stres yang berlebihan.
Semakin cepat seseorang menyadari gejala-gejala psikosomatik dan mengambil tindakan untuk menguranginya, semakin baik hasilnya untuk kesehatan mental dan fisik mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube