Ilustrasi anak main gadget (Pixabay/StockSnap)
INDOZONE.ID - Screen time berlebihan bisa jadi bumerang buat tumbuh kembang anak, apalagi sejak usia dini.
Sering kali orang tua baru sadar saat terlambat, padahal keterlambatan bicara bisa muncul diam-diam. Padahal, deteksi dini penting banget supaya perkembangan anak tetap optimal.
Baca juga: Tinggalkan Kebiasaan Scroll HP Terus-terusan, Efek Buruknya Bikin Kamu Insomnia
Di usia dua tahun, anak idealnya udah mulai bisa ngomong kata-kata sederhana. Kalau belum, itu bisa jadi sinyal awal keterlambatan bicara.
Ada tanda-tanda yang bisa dilihat sejak bayi mulai dari senyum di umur 2–3 bulan, bubbling saat 6 bulan, sampai mulai respon saat dipanggil usia 9–12 bulan.
Gadget itu menarik, tapi kalau dipakai terus-terusan bisa bikin anak kehilangan interaksi penting.
Cahaya dari layar yang terlalu terang juga bisa overstimulasi, bikin gangguan sensorik kayak pendengaran dan penglihatan.
Anak butuh stimulasi nyata, kayak suara orang tua, sentuhan, dan tatapan langsung.
Baca juga: Siap Merayakan! Berikut Link Download Logo Resmi HUT RI ke-80 Tersedia di Sini!
Anak belajar dari hal-hal sederhana kayak main bareng, baca buku, bantuin pekerjaan rumah. Semua itu jauh lebih berpengaruh dibanding nonton video tanpa pendampingan.
Yang bikin anak berkembang bukan canggihnya teknologi, tapi hadirnya orang tua di tiap fase tumbuhnya.
Peran ayah dan ibu harus saling melengkapi. Anak butuh perhatian bukan cuma keberadaan. Jadi, bukan soal ngasih iPad atau YouTube, tapi soal ngobrol, dengerin, dan jadi bagian dari hari-hari anak.
Gadget boleh aja dipakai, asal jelas aturannya dan selalu didampingi. Jangan tunggu sampai ada masalah baru panik.
Lebih baik dari awal dampingi anak dengan aktif, daripada menyesal belakangan karena terlambat menyadari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube @UUNGVF