Ijazah SMP Ahmad Sahroni jadi sorotan netizen. (Instagram/@ahmadsahroni88)
INDOZONE.ID - Ijazah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Ahmad Sahroni jadi sorotan publik setelah rumahnya dijarah massa pada Sabtu (30/8/2025) sore. Netizen salfok dengan rata-rata nilai pada ijazah Sahroni tersebut.
Ahmad Sahroni jadi target kemarahan masyarakat setelah pernyataan kontroversialnya yang menyebut hanya orang tolol yang menginginkan DPR bubar.
"Orang yang bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia," kata Sahroni kala itu.
Baca juga: NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Keanggotaan DPR RI
Ucapannya langsung jadi sorotan karena dinilai menyakiti hati rakyat. Banyak menilai Sahroni tak pantas berkata demikian mengingat dirinya seorang wakil rakyat.
Tak berapa lama kemudian, massa yang menjarah mendatangi kediaman Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Massa merusak dan menjarah rumah Sahroni saat si pemilik rumah berada di luar negeri.
Massa merusak dan menjarah barang-barang yang ada di rumah Sahroni. Salah satu yang dijarah massa yakni ijazah SMP milik Sahroni.
Dalam foto yang beredar di X, nilai pada ijazah Sahroni tertulis rata-rata 6. Hanya ada dua angka 7 di ijazah tersebut.
Nilai ijazah Sahroni yang menyebut rakyat sebagai 'orang tolol', ternyata rata-rata cuma '6'.
— Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN) (@PecintaSejarah2) August 30, 2025
Nilai 6 menurut era Orde Baru adalah nilai 'hasil belas kasihan guru'.
Mungkin IQ nya gak lebih dari 85.🤔 pic.twitter.com/zt4NVgr9Ib
Sontak ijazah SMP Sahroni langsung jadi bahan olok-olokan netizen di media sosial. Tak sedikit melontarkan komentar pedas dan kritik untuk Sahroni.
Baca juga: Partai NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Sebagai Anggota DPR RI
"kalo sahroni ngoceh-ngoceh, tunjukin aja ini," tulis seorang netizen.
"bagusan nilai ijazah gue kemana-mana," tulis netizen lainnya.
"nilai 7 nya cuma 2," timpal netter lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Twitter