Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 02 OKTOBER 2025 • 10:45 WIB

Mendukbangga Tekankan Pentingnya Kondisi Keluarga yang Baik Jadi Fondasi Utama Negara

Mendukbangga Tekankan Pentingnya Kondisi Keluarga yang Baik Jadi Fondasi Utama NegaraMenteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

INDOZONE.ID - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji menyatakan bahwa keluarga merupakan fondasi utama negara.

Hal itu dikarenakan kondisi keluarga yang baik akan membentuk masa depan Indonesia.

“Unit terkecil dalam sebuah negara adalah keluarga. Kumpulan dua orang atau lebih yang membentuk kelembagaan melalui pernikahan, itulah keluarga. Karena unit terkecil, maka saya meyakini kalau keluarga kita ini baik-baik saja, maka Indonesia akan baik-baik saja," ujar Wihaji dalam acara Indonesia Kita: Merajut Kebangsaan Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Jakarta Selatan, Rabu.

Wihaji juga menyebutkan bahwa penguatan kesejahteraan keluarga merupakan visi Presiden Prabowo Subianto yang tercermin dalam perubahan nama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Baca juga: Profil Sri Mulyani, Menteri Keuangan RI yang Cetak Rekor Menjabat Tiga Periode

"Tentu Bapak Presiden punya visi besar kenapa yang dulu badan sekarang dijadikan kementerian dan kenapa disebut pembangunan keluarga. Berarti ada sesuatu yang mau dibangun oleh Bapak Presiden yang saya mencoba menerjemahkan bahwa unit terkecil dalam sebuah negara itu namanya keluarga,” kata dia.

Akan tetapi, Wihaji menyebutkan, saat ini handphone dinilai memiliki peran sebagai anggota keluarga baru. Interaksi intens anggota keluarga dengan handphone seolah menggantikan sosok ayah, ibu, atau kakak/adik.

"Siapa keluarga baru kita? Handphone atau gadget. Kadang menjadi ayah, kadang menjadi ibu, kadang menjadi kakak, kadang menjadi adik, kadang menjadi malaikat, sering menjadi setan kalau tidak hati-hati,” jelasnya.

Menurut Wihaji, rata-rata masyarakat menghabiskan waktu 7 hingga 8 jam per hari memakain ponsel. Sedangkan waktu untuk berbincang dengan pasangan atau anak jauh lebih sedikit.

Baca juga: Profil Widiyanti Putri Wardhana: Menteri Pariwisata di Era Kabinet Merah Putih

“Kita ngobrol sama istri paling satu jam, ngobrol sama anak paling 1 jam atau 30 menit. Tapi ngobrol sama handphone bisa 7 sampai 8 jam per hari dan ini kita sebut dengan keluarga baru," ungkapnya.

Ia tetap optimistis bahwa bangsa Indonesia dapat memiliki masa depan yang baik jika fondasi di lingkup keluarga dibangun dengan baik.

“Kalau keluarga kita ini baik-baik saja, dan fondasi yang paling dasar adalah keluarga, insya Allah, saya meyakini Indonesia ke depan akan baik-baik saja,” tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mendukbangga Tekankan Pentingnya Kondisi Keluarga yang Baik Jadi Fondasi Utama Negara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!