Buku 'Broken Strings' Aurelie Moeremans. (Instagram/aurelie)
INDOZONE.ID - Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans adalah sebuah karya reflektif yang bercerita tentang luka batin, kehilangan, kesepian, dan proses berdamai dengan diri sendiri.
Buku ini tidak disajikan sebagai cerita dengan alur naratif panjang layaknya novel, melainkan lebih sebagai kumpulan tulisan emosional yang dialami Aurelie.
Melalui bahasa yang sederhana namun penuh makna, buku Broken Strings menghadirkan potongan perasaan yang sering kali sulit diungkapkan secara langsung.
Baca juga: Waspada Child Grooming, Berikut Karakteristik dan Cara Pendekatan oleh Pelaku
Buku 'Broken Strings' Aurelie Moeremans (Instagram/aurelie)
Secara garis besar, buku Broken Strings bercerita tentang perasaan patah dalam berbagai bentuk.
Patah yang dimaksud tidak selalu soal cinta, tetapi juga tentang harapan, kepercayaan, dan ekspektasi terhadap hidup maupun orang lain.
Beberapa tema utama yang diangkat dalam buku ini antara lain:
Buku ini banyak menggambarkan perasaan terluka yang tidak selalu terlihat dari luar.
Kesedihan dalam buku Broken Strings digambarkan sebagai sesuatu yang diam, tenang, namun terus mengendap di dalam diri.
Buku Broken Strings juga bercerita tentang kehilangan, baik kehilangan seseorang, perasaan, maupun versi diri sendiri di masa lalu.
Tidak semua kehilangan disertai penjelasan, dan buku ini menyoroti bagaimana seseorang mencoba menerima hal tersebut.
Cinta hadir dalam bentuk yang tidak ideal. Ada cinta yang tidak terbalas, cinta yang berakhir, atau cinta yang justru menyisakan luka.
Buku ini tidak meromantisasi patah hati, tetapi menunjukkan realitas emosinya apa adanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/aurelie