Polisi SIngapura membuat konten edukasi soal keselamatan berkendara (Tiktok @singaporepoliceforce).
INDOZONE.ID - Singapore Police Force menjadi perbincangan warganet setelah mengunggah video yang mengikuti tren “Tokyo Drift” di media sosial.
Konten yang diunggah melalui akun TikTok resmi mereka, @singaporepoliceforce, itu memadukan unsur hiburan dengan pesan tegas soal keselamatan berlalu lintas.
Dalam video tersebut, polisi Singapura menampilkan mobil patroli dengan gaya visual yang identik dengan tren “Tokyo Drift” yang populer di platform digital.
Namun, alih-alih mempromosikan aksi kebut-kebutan atau manuver ekstrem, video itu justru menyisipkan pesan keselamatan jalan raya.
Baca juga: Apakah Personal Branding Itu Pencitraan? Ini Perbedaannya
Pesan utama yang disampaikan adalah ajakan untuk tidak mengemudi secara ugal-ugalan.
Melalui pendekatan kreatif dan humor ringan, konten tersebut menegaskan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan pengguna jalan.
Unggahan itu dengan cepat menarik perhatian publik dan dibagikan ulang oleh berbagai akun media sosial.
Sejumlah warganet memuji langkah kepolisian yang dinilai adaptif terhadap budaya digital dan mampu memanfaatkan tren untuk menyampaikan edukasi secara efektif.
Baca juga: Komponen Abiotik: Pengertian, Unsur-unsur, dan Perannya dalam Ekosistem
Langkah ini menunjukkan pendekatan komunikasi publik yang lebih segar dari institusi penegak hukum.
Dengan memanfaatkan tren yang sedang populer, kepolisian dinilai berhasil menjangkau generasi muda yang aktif di media sosial.
Hingga kini, video tersebut terus menuai respons positif dan menjadi contoh bagaimana kampanye keselamatan dapat dikemas secara kreatif tanpa menghilangkan substansi pesan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tiktok @singaporepoliceforce