Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 11 MARET 2026 • 14:59 WIB

Hukum dan Alasan Sunnah Makan Sebelum Sholat Idul Fitri Sesuai Tuntunan Rasulullah

Hukum dan Alasan Sunnah Makan Sebelum Sholat Idul Fitri Sesuai Tuntunan RasulullahIlustrasi. Keluarga sedang makan sebelum sholat Ied Idul Fitri (Nano Banana)

INDOZONE.ID - Hari Raya Idul Fitri merupakan hari kemenangan yang paling dinanti oleh umat Islam setelah sebulan penuh menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu di bulan suci Ramadhan. Pada pagi hari di tanggal 1 Syawal, umat Muslim disyariatkan untuk melaksanakan ibadah sholat Ied secara berjamaah.

Namun, ada satu rutinitas penting yang membedakan pagi Idul Fitri dengan hari-hari puasa sebelumnya, yakni anjuran untuk makan sebelum sholat Idul Fitri. Kebiasaan ini bukan sekadar rutinitas pengisi perut agar kuat melaksanakan ibadah, melainkan sebuah ibadah sunnah yang memiliki landasan hukum, sejarah, dan filosofi mendalam dalam ajaran Islam.

Berikut adalah rangkuman penjelasan mengenai alasan dianjurkannya makan sebelum berangkat sholat Idul Fitri, jenis makanan yang disunnahkan, hingga amalan-amalan pelengkap lainnya.

Baca juga: Potret Antusiasme Warga Malang Rayakan Lebaran, Berduyun-duyun Salat Ied di Masjid UMM

Alasan Disunnahkannya Makan Sebelum Sholat Idul Fitri

Alasan utama umat Islam dianjurkan untuk makan dan minum terlebih dahulu sebelum melangkah ke masjid atau lapangan adalah demi itbaan li Rasulillahi (mengikuti sunnah dan jejak langkah Nabi Muhammad SAW).

Sepanjang hidupnya, Rasulullah SAW tidak pernah keluar rumah untuk melaksanakan sholat Idul Fitri sebelum beliau menyantap makanan. Tujuan syariat ini diberlakukan adalah untuk menegaskan status keharaman berpuasa pada Hari Raya Idul Fitri. Makan di pagi hari menjadi pengumuman simbolis bahwa kewajiban puasa Ramadhan telah usai dan umat Islam kembali dihalalkan untuk makan dan minum di siang hari.

Selain itu, terdapat filosofi kebersamaan sosial (habluminannas) di balik kesunahan ini. Momen pagi hari raya adalah waktu di mana fakir miskin sedang menikmati hidangan dari pembagian zakat fitrah. Dengan ikut makan di pagi hari, umat Islam yang berkecukupan secara tidak langsung membersamai kebahagiaan kaum duafa dalam menikmati rezeki dari Allah SWT.

Anjuran Makanan: Mengapa Harus Kurma dalam Jumlah Ganjil?

Meskipun Anda diperbolehkan memakan hidangan apa saja (seperti ketupat atau opor ayam), makanan yang paling utama dan dicontohkan langsung oleh Nabi adalah kurma dalam jumlah ganjil (misalnya tiga, lima, atau tujuh butir).

Hal ini ditegaskan dalam hadis riwayat Anas bin Malik RA:

"Rasulullah tidak berangkat pada Idul Fitri hingga beliau memakan beberapa kurma." (HR. Bukhari).

Mengapa dianjurkan memakan kurma atau makanan yang manis? Mengutip penjelasan para ulama dari NU Online, makanan manis berfungsi secara medis dan spiritual untuk memulihkan energi serta menguatkan kembali pandangan mata yang mungkin melemah akibat berpuasa sebulan penuh. Jika tidak memiliki kurma, kesunahan ini tetap bisa diraih dengan mengonsumsi makanan atau minuman manis lainnya.

Menurut Imam As-Syafi'i dalam kitab Al-Umm, jika seseorang tidak sempat sarapan di rumah karena terburu-buru, ia tetap disunnahkan untuk makan atau minum di tengah perjalanan atau saat tiba di tempat sholat. Meninggalkan kesunahan ini secara sengaja sangat disayangkan, bahkan sebagian ulama menghukuminya makruh.

Perbedaan Mendasar dengan Sholat Idul Adha

Penting untuk dicatat bahwa kesunahan makan ini hanya berlaku pada saat Idul Fitri. Aturan ini berbanding terbalik ketika umat Islam merayakan Idul Adha.

Pada saat Idul Adha, umat Islam justru disunnahkan untuk menahan diri dari makan dan minum sebelum sholat Ied. Kesunahan makan baru dianjurkan setelah sholat Idul Adha selesai, dengan harapan makanan pertama yang disantap pada hari itu berasal dari daging hewan kurban yang baru saja disembelih dan disedekahkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: NU Online

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Hukum dan Alasan Sunnah Makan Sebelum Sholat Idul Fitri Sesuai Tuntunan Rasulullah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!