INDOZONE.ID - Eropa sering disebut sebagai “Benua Biru”. Julukan ini dikaitkan dengan istilah darah biru dari kalangan bangsawan.
Termasuk sejarah kerajaan-kerajaan besar yang pernah berjaya, dan memberi pengaruh besar di wilayah ini.
Selain itu, Eropa juga dikenal sebagai pusat perkembangan ilmu pengetahuan, seni, dan peradaban sejak zaman dulu.
Banyak negara besar dengan pengaruh kuat di dunia berasal dari benua ini. Sehingga, perannya sangat penting dalam sejarah global.
Nah, supaya lebih paham, yuk kita bahas karakteristik Benua Eropa dari berbagai aspek!
Secara geografis, Benua Eropa terletak di belahan bumi utara dan sebagian besar berada di wilayah lintang sedang.
Eropa sebenarnya masih satu daratan dengan Asia yang disebut Eurasia, tetapi dibedakan karena faktor sejarah dan budaya.
Secara astronomis, benua ini berada pada 36° Lintang Utara (LU) hingga 71° Lintang Utara (LU) dan 9° Bujur Barat (BB) hingga 66° Bujur Timur (BT).
Letak tersebut membuat sebagian besar wilayah Eropa memiliki iklim sedang hingga dingin. Adapun batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:
Baca juga: Negara-Negara yang Melarang dan Menekan Deforestasi demi Menjaga Bumi
Iklim di Benua Eropa sangat beragam dan dipengaruhi oleh letak geografisnya. Secara umum, Eropa memiliki empat musim, yaitu musim semi, panas, gugur, dan dingin.
Beberapa jenis iklim di Eropa antara lain:
Iklim laut memiliki suhu yang relatif stabil sepanjang tahun. Musim panas terasa sejuk dan tidak terlalu panas, sedangkan musim dinginnya juga tidak terlalu ekstrem, sehingga cukup nyaman untuk dihuni.
Selain itu, wilayah dengan iklim ini sering mengalami cuaca berawan dengan curah hujan yang cukup tinggi sepanjang tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wikipedia