Tanaman hias daun (photo/instagram/heavylittlethings)
INDOZONE.ID - Jonny Balchandani begitu bersemangat dengan tanaman hias hingga ia mengubah kamar tidur cadangannya menjadi rumah kaca.
Pria 39 tahun yang dikenal sebagai Bearded Plantaholic ini memiliki koleksi ribuan tanaman dan membagikannya kepada satu juta pengikut di media sosial.
"Tanaman adalah hobi, gairah. Saya bisa melarikan diri dari kenyataan dan menumpulkan pikiran tentang kehidupan sehari-hari. Saya menjadi lebih kreatif, lebih bahagia, dan ini memelihara suasana hati saya," katanya.
Baca juga: Foto Romantis Kekasih Ini di Puncak Gunung Sindoro Sukses Bikin Warganet Iri
Balchandani mengatakan kecintaannya terhadap tanaman dimulai sekitar dua dekade lalu saat ia menyadari berbagai manfaat yang datang dengan dikelilingi tanaman hijau.
"Ini adalah imersi di alam dan memiliki hal-hal hijau di sekitar saya yang membuat saya merasa bahagia, dan tanaman adalah pelarian," ujarnya.
Untuk meningkatkan kebahagiaan dan semangat orang, Balchandani menciptakan kotak "resep" bulanan berisi tanaman berakar dan spesies tidak biasa untuk membantu pecinta tanaman mengembangkan koleksi mereka.
"Saya selalu menganggap diri saya sebagai pemberi resep kebahagiaan dan saya ingin menciptakan pengobatan bulanan dalam bentuk tanaman yang tiba di depan pintu Anda," katanya.
Baca juga: Kerja Terus Tanpa Henti? Kenali Tanda Workaholic dan Cara Mengatasinya
Balchandani mengatakan memiliki tanaman di rumah membawa "sedikit alam luar ke dalam" dan membantu orang merasa sejahtera bahkan di bulan-bulan yang suram.
"Kami telah menciptakan beberapa mikro-iklim di rumah dan bagi saya, saya tidak merasakan kesuraman karena saya cukup berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain," ujarnya.
Royal Horticultural Society (RHS) mengatakan mengisi hidup kita dengan tanaman hijau dikaitkan dengan peningkatan kesehatan fisik, sosial, dan mental.
Menurut RHS, pemilik tanaman mungkin melihat peningkatan rentang perhatian dan suasana hati, bersama dengan penurunan tingkat stres dan tekanan darah.
Baca juga: Mengenal Tren Parfum Timur Tengah yang Kini Populer di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BBC