Ilustrasi perayaan festival Holi (freepik).
INDOZONE.ID - Festival Holi, yang dikenal sebagai “festival warna”, bukan cuma soal seru-seruan lempar bubuk warna di jalanan.
Di balik kemeriahannya, perayaan ini punya makna budaya dan spiritual yang dalam, lho.
Buat kamu yang penasaran, yuk kenalan lebih dekat dengan salah satu festival paling ikonik di dunia ini!
Holi merupakan festival umat Hindu yang sudah ada sejak zaman kuno. Perayaan ini identik dengan datangnya musim semi — simbol awal yang baru.
Baca juga: Perbedaan Hindu di Bali dan India: Dari Ritual Sampai Cara Pandang, Ini Fakta Menariknya
Banyak orang memanfaatkan momen ini untuk “reset hidup”: melepas beban, memaafkan, dan memulai lembaran baru.
Uniknya, saat Holi berlangsung, suasana jadi jauh lebih bebas. Orang-orang saling berbaur tanpa batasan sosial, menikmati musik, menari, dan tertawa bersama.
Bahkan, ada kepercayaan bahwa di momen ini, “para dewa membiarkan manusia bersenang-senang.”
Perayaan biasanya dimulai dengan menyalakan api unggun di malam hari sebagai simbol membakar hal-hal buruk dan membuka jalan menuju kehidupan yang lebih cerah.
Baca juga: 30 Caption Dark Feminine Bahasa Inggris dan Artinya untuk Instagram
Bagian paling ikonik dari Holi tentu saja lempar-lemparan bubuk warna. Tapi, ternyata setiap warna punya makna tersendiri.
Selain melambangkan keceriaan dan kehidupan baru, warna-warna ini juga dianggap merepresentasikan emosi hingga simbol penyucian diri.
Bahkan, saat warna-warna itu dibersihkan di akhir hari, banyak yang menganggapnya sebagai tanda membersihkan diri dari energi negatif dan memulai hidup dengan niat yang lebih baik.
Baca juga: Viral Wahana Air Terhempas di Pantai Ammani, Penumpang Terpental dan Alami Luka Ringan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Volunteerforever.com