Ilustrasi rest day di sela latihan olahraga (freepik).
INDOZONE.ID - Sebagian orang berpikir kalau mau cepat hasil, latihan harus dilakukan setiap hari tanpa jeda.
Padahal, justru di situlah kesalahan paling sering terjadi. Istirahat alias rest day bukan tanda malas — tapi bagian penting dari proses membentuk tubuh yang sehat dan kuat.
Kalau kamu masih suka skip hari istirahat, coba pikir ulang. Tanpa jeda yang cukup, tubuh justru bisa “ngambek”.
Baca juga: Sudah Rutin Workout Tapi Belum Ada Hasil? Ini Timeline Nyata Perubahan Tubuh yang Jarang Diketahui
Saat kamu berhenti latihan sejenak, tubuh sebenarnya sedang bekerja keras di balik layar. Otot yang “rusak” akibat latihan akan diperbaiki dan dibangun ulang agar lebih kuat.
Bukan cuma otot, jaringan lain seperti sendi, ligamen, bahkan otak juga butuh waktu untuk pulih. Tanpa istirahat, risiko cedera dan kelelahan bisa meningkat drastis.
Selama olahraga, tubuh menggunakan cadangan energi yang disebut glikogen. Kalau kamu terus latihan tanpa jeda, cadangan ini bisa habis. Akibatnya?
Baca juga: Kambing Sering Masuk Kelas, Guru Ini Pilih Perbaiki Sendiri
Istirahat membantu “mengisi ulang” energi tersebut, supaya kamu bisa kembali latihan dengan maksimal.
Latihan tanpa jeda juga bikin fokus menurun. Ini bisa berujung pada hal-hal kecil tapi fatal, seperti salah gerakan atau kehilangan keseimbangan.
Baca juga: 4 Konsep Resepsi Nikahan di Hotel yang Lagi Hits, Kamu Tim yang Mana?
Dalam jangka panjang, tekanan terus-menerus pada sendi juga bisa menyebabkan peradangan hingga kerusakan.
Ironisnya, terlalu sering latihan justru bisa bikin performa kamu turun. Tubuh yang kelelahan akan kesulitan mencapai target, bahkan untuk latihan yang biasanya terasa ringan.
Sebaliknya, istirahat yang cukup justru bikin energi kamu meningkat, daya tahan lebih baik, dan latihan jadi lebih efektif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: