Ilustrasi Mahar dan Mas Kawin dalam Pernikahan. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Pernikahan adalah momen sakral yang penuh makna. Dalam proses persiapannya, kamu pasti sering dengar istilah mahar dan mas kawin.
Sekilas terdengar sama, bahkan sering dianggap satu hal. Padahal, keduanya memiliki arti dan fungsi yang berbeda, lho.
Agar kamu nggak salah memahami, yuk pahami perbedaan mahar dan mas kawin.
Baca juga: Karakteristik Benua Eropa: Iklim, Letak, Negara, Budaya, dan Keunikannya
Keduanya memang mirip, tapi sebenarnya memiliki peran masing-masing dalam pernikahan, terutama saat dilihat dari fungsi dan waktu pemberiannya.
Perbedaan paling mendasar antara mahar dan mas kawin ada di fungsinya. Mahar memiliki makna yang lebih wajib dalam pernikahan, terutama dalam konteks agama.
Mahar menjadi simbol tanggung jawab dan kesanggupan mempelai pria untuk menafkahi istrinya. Jadi, bukan sekadar formalitas, tapi juga bentuk komitmen.
Sementara itu, mas kawin lebih bersifat simbolis sebagai bentuk penghormatan dari pihak laki-laki kepada perempuan.
Nilainya bisa disesuaikan dengan kesepakatan kedua belah pihak dan sering kali juga dipengaruhi oleh latar belakang sosial atau pendidikan mempelai perempuan.
Jadi, mas kawin ini lebih fleksibel dan nggak selalu memiliki aturan baku seperti mahar.
Baca juga: Digigit Ular, Pria Ini Nekat Potong Jarinya Sendiri Padahal Tidak Berbisa
Selain fungsi, perbedaan mahar dan mas kawin juga bisa dilihat dari waktu penyerahannya. Mahar umumnya diberikan saat akad nikah berlangsung sebagai bagian dari syarat sah pernikahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Thepalacejeweler.com