INDOZONE.ID - Probiotik dan prebiotik adalah dua istilah yang sering kali terdengar dalam konteks kesehatan usus dan pencernaan.
Keduanya memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan mikrobiota usus, yang merupakan ekosistem bakteri baik dalam saluran pencernaan manusia.
Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang probiotik dan prebiotik, manfaatnya untuk kesehatan, perbedaan di antara keduanya, serta sumber-sumber makanan yang kaya akan keduanya.
Baca Juga: 4 Manfaat Puasa bagi Penderita Hipertensi, Bisa Turunkan Berat Badan!
Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, terutama bagi sistem pencernaan.
Mikroorganisme ini umumnya merupakan jenis bakteri baik, seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium.
Ketika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, probiotik dapat membantu memelihara keseimbangan bakteri baik dalam usus dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Prebiotik, di sisi lain, adalah jenis serat makanan yang tidak dapat dicerna oleh tubuh manusia tetapi dapat dicerna oleh bakteri dalam usus.
Prebiotik bertindak sebagai makanan bagi bakteri baik dalam usus, membantu mereka berkembang biak dan tetap sehat. Contoh prebiotik termasuk inulin, fruktooligosakarida (FOS), dan galaktooligosakarida (GOS).
Baca Juga: Hipersomnia, Lawan dari Insomnia tapi Sama Bahayanya!
Probiotik membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus dengan menambah jumlah bakteri baik.
Hal ini dapat mengurangi risiko gangguan pencernaan seperti diare, sembelit, dan sindrom iritasi usus.
Prebiotik, sementara itu, memberi makan bakteri baik tersebut, membantu mereka berkembang biak dan tetap aktif.
Sebagian besar sistem kekebalan tubuh manusia berpusat di sekitar saluran pencernaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ISAPP Science