Ilustrasi hasil CT Scan paru-paru.
INDOZONE.ID - Abses paru adalah pembentukan rongga pada jaringan paru yang berukuran lebih dari 2 sentimeter.
Rongga ini dipenuhi oleh jaringan paru yang mati (nekrosis) akibat infeksi bakteri, dan merupakan bagian dari infeksi paru.
Berdasarkan durasi terjadinya, abses paru dapat dibagi menjadi dua jenis: abses paru akut dan kronis.
Abses paru akut terjadi dalam waktu kurang dari 6 minggu, sedangkan abses paru kronis berlangsung lebih dari 6 minggu.
Baca Juga: 8 Makanan Ampuh Bantu Bersihkan Paru-paru dari Polusi Udara
Simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahui penyebab dan cara mengobati abses paru.
Ilustrasi paru-paru. (freepik.com)
Berdasarkan penyebabnya, abses paru dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
Kondisi ini disebabkan oleh proses yang terjadi di dalam paru-paru itu sendiri dan mencakup hampir 60 persen dari seluruh kasus.
Penyebab abses paru primer antara lain aspirasi (masuknya benda selain udara ke saluran pernapasan), yang bisa terjadi akibat infeksi pada gigi, hidung, gangguan kesadaran, gangguan menelan, penyakit refluks lambung, muntah yang sering, infeksi paru (pneumonia), atau kondisi daya tahan tubuh yang sangat rendah (immunocompromised).
Baca Juga: Simak! Penyebab Penyakit Paru-paru Basah dan Cara Pencegahannya!
Kondisi ini terjadi sebagai akibat dari proses di tempat lain. Beberapa penyebab yang dapat memicu kondisi ini termasuk sumbatan saluran pernapasan.
Seperti oleh tumor, benda asing, atau pembesaran kelenjar getah bening, disertai adanya penyakit paru seperti bronkiektasis, emfisema bulosa, fibrosis kistik, infark paru, atau kontusio paru.
Selain itu, abses paru sekunder juga dapat disebabkan oleh penyebaran infeksi melalui darah dari lokasi lain, seperti pada kasus sepsis, endokarditis infektif, atau infeksi pada kateter vena sentral.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Halodoc.com