Ilustrasi ibu hamil. (freepik.com)
INDOZONE.ID - Ketika sedang hamil, banyak mitos dan cerita lama yang beredar, termasuk soal perbedaan kehamilan anak laki-laki dan perempuan.
Beberapa orang percaya bahwa bentuk perut hingga jenis makanan yang diidamkan, bisa menjadi petunjuk jenis kelamin bayi.
Berikut lima mitos dan fakta perbedaan tanda kehamilan anak laki laki dan perempuan.
Ilustrasi ibu hamil melakukan USG (freepik)
Banyak orang yang mempercayai mitos-mitos kuno tentang cara mengetahui jenis kelamin bayi, seperti drngan melihat ukuran perut, atau jenis makanan yang sering diidamkan ibu hamil.
Meskipun menarik untuk berspekulasi, fakta ilmiah menunjukkan bahwa satu-satunya cara pasti untuk mengetahui jenis kelamin bayi adalah melalui tes darah atau USG.
Biasanya, jenis kelamin bayi dapat diketahui saat pemeriksaan kehamilan kedua pada usia 20 minggu melalui USG, atau bisa lebih awal, yaitu pada usia 10 minggu dengan tes darah.
Meskipun mitos sering dibicarakan, hanya teknologi medis yang bisa memberikan hasil yang pasti.
Baca Juga: Benarkah Stres saat Hamil Bisa Mempengaruhi Bayi dalam Kandungan? Ini Faktanya
Ilustrasi perut agak tinggi sebagai mitos akan hamil anak perempuan. (freepik.com)
Beberapa tanda kehamilan berikut ini, sering kali dianggap sebagai petunjuk bahwa seorang ibu sedang mengandung anak perempuan:
Salah satu tanda yang paling sering disebut adalah posisi perut yang lebih tinggi. Banyak yang percaya bahwa jika perut ibu lebih tinggi, berarti bayinya perempuan.
Namun, kenyataannya, posisi perut lebih dipengaruhi oleh posisi rahim dan ukuran bayi, bukan jenis kelamin.
Meski begitu, mitos ini tetap menjadi pembicaraan yang menarik di kalangan ibu hamil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vitabiotics.com