Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 30 OKTOBER 2024 • 13:40 WIB

5 Tanda Tubuh Konsumsi Terlalu Banyak Gula, Kenali dan Cegah Efeknya

5 Tanda Tubuh Konsumsi Terlalu Banyak Gula, Kenali dan Cegah EfeknyaHubungan konsumsi gula dengan diabetes (freepik.com)

INDOZONE.ID - Gula merupakan sumber energi penting, terutama untuk sel darah merah, jaringan otot, dan otak.

Selain itu, gula sederhana seperti glukosa berperan sangat penting dalam proses metabolisme tubuh untuk menghasilkan energi.

Namun, mengonsumsi terlalu banyak gula berdampak buruk pada kesehatan tubuh, seperti obesitas, diabetes, hingga meningkatkan resiko penyakit jantung.

American Heart Association merekomendasikan agar perempuan mengonsumsi tidak lebih dari enam sendok teh gula per hari, sedangkan pria tidak lebih dari sembilan sendok teh.

Jumlah ini berarti tidak lebih dari 25-36 gram atau sekitar 100-150 kalori gula per hari. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan konsumsi maksimum 50 gram, namun sebaiknya tidak lebih dari 25 gram gula per hari.

Namun, pada dasarnya sebagian besar gula yang masuk dalam tubuh tak selalu dikonsumsi secara  disengaja.

Gula dapat bersembunyi di berbagai makanan, seperti permen, dan makanan olahan, serta tidak mudah dikenali dalam daftar komposisinya.

Oleh karena itu, sulit untuk menentukan apakah seseorang mengonsumsi terlalu banyak gula.

Menurut Vogue, terdapat beberapa tanda pada tubuh yang menunjukkan bahwa seseorang mungkin mengonsumsi gula berlebihan, antara lain sebagai berikut.

1. Lapar Terus dan Alami Kenaikan Berat Badan

Gula dapat membuat seseorang mengalami kenaikan berat badan, karena gula meningkatkan kadar glukosa darah dalam jangka pendek.

Baca Juga: Awas! Cepat Lapar dan Haus Bisa Jadi Tanda Tubuh Kebanyakan Gula

Namun tidak memiliki efek kenyang yang tahan lama karena kurangnya serat, yang membuat seseorang merasa lapar terus-menerus.

2. Jerawat

Selain insulin, mengonsumsi gula juga dapat meningkatkan hormon insulin-like growth factor 1 (IGF-1) sehingga dapat merangsang kelenjar sebaceous dan keratinisasi berlebihan di area kelenjar, menyebabkan pori-pori tersumbat, jerawat, dan peradangan.

3. Keinginan Makan Berlebih dan Perubahan Suasana Hati

Peningkatan glukosa dalam darah menyebabkan pelepasan insulin dalam jumlah besar sehingga menyebabkan hipoglikemia relatif, yang memicu keinginan makan.

Pada beberapa orang, ini juga menyebabkan perubahan suasana hati dan mudah tersinggung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: VOGUE

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

5 Tanda Tubuh Konsumsi Terlalu Banyak Gula, Kenali dan Cegah Efeknya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!