Kamis, 17 JULI 2025 • 16:35 WIB

Momen Haru Petugas Jemput Lansia Dititip ke Panti Jompo, 4 Anaknya Mantap Gak Mau Rawat

Author

Petugas jemput lansia. (Instagram)

INDOZONE.ID - Kasih ibu sepanjang masa, tapi kasih sayang anak ke ibunya belum tentu sebaliknya. Di usia tua, ada beberapa anak yang memutuskan untuk memasukkan ibunya ke panti jompo dan berkumpul dengan lansia lain. 


Momen haru seorang petugas yang terpaksa jemput lansia bernama Siti Fatimah, gara-gara ke-4 anaknya gak mau lagi urus ibunya di masa tua, viral di media sosial. Video yang diunggah di Instagram @aslisuroboyo ini menyita perhatian warganet. 


“Dulur jangan sedih, jangan kaget dan jangan dan jangan terbawa emosi. Hari ini ada serah terima ibu secara total ke Griya Lansia oleh 4 anak kandungnya,” ungkap sang petugas di depan Ambulance. 

Baca juga: Video Lansia Naik Tangga Eskalator Rusak di Halte Tuai Reaksi Warganet, Pengelola TransJakarta Minta Maaf

Momen Penjemputan Lansia


Pada Selasa 15 Juli 2025, petugas tersebut tiba di lokasi rumah lansia untuk menjemputnya. Rumahnya berada di gang kecil Surabaya, yang kondisinya sangat padat dengan rumah-rumah. 

“Saya berada di Jalan Perlis Gang 6, Surabaya. Jadi saya menerima penyerahan satu lansia secara total oleh 4 anak kandung yang tidak bersedia merawat ibunya. Jadi setelah maghrib, kami akan membawa beliau ke Griya Lansia Malang. Insya allah kami akan rawat dengan baik, layanan gratis 100 persen dan jika beliau meninggal akan kami makamkan di Griya Lansia,” ungkapnya. 

Baca juga: Momen Para Lansia Ketakutan Karena Jamaah Haji Asal Indonesia Merokok di Hotel Hingga Alarm Berbunyi

Alasan Anak Gak Mau Rawat


Di tengah menjemput, petugas itu juga ngobrol dengan anak ke-2 sang lansia dan bertanya mengenai alasan enggak mau rawat ibunya lagi. Bahkan dia juga menandatangi surat pernyataan dan tertulis nama ke-3 anak lainnya. 

Bahkan mirisnya, ketika ibunya meninggal dunia nanti, anak-anaknya setuju kalau gak perlu dapat kabar dari pihak panti jompo. 


“Saya kondisinya lagi gak ada (uang), gak punya rumah, dan mbak saya di luar pulau,” kata Lukman Arif. 

Petugas itu juga menasihati sang anak dan bertanya soal kemampuan finansial untuk merawat ibunya. Tapi anak-anaknya memang sepakat untuk menitipkan ibunya ke panti jompo dan keputusan mereka gak bisa diganggu gugat. 

Setelah anaknya sepakat, sang petugas juga menjelaskan detail tentang aturan menitip orangtua di panti jompo. Penyerahan ini wajib secara total yang artinya sang anak gak boleh mengunjungi dan gak dikabari kalau meninggal. 

Karena sebenarnya, panti jompo yang akan menampung lansia itu sebenarnya hanya boleh untuk orang tua yang sudah gak ada anak atau anaknya meninggal.


“Setuju atau gak?,” tanya sang petugas dan anaknya menganggukkan kepala.

Ditambah lagi kalau kabar ini malah jadi ramai, anak-anaknya juga gak boleh protes. 


“Oke ya, deal ya,” tanya petugas itu. 


“Deal,” jawab Lukman dengan mantap, sambil berjabat tangan. 

Di akhir video, Lukman menyaksikan langsung saat ibunya dibopong petugas panti jompo. Sang ibu matanya berkaca-kaca, memandangi anaknya penuh harapan, saat akan meninggalkan rumah dan anak-anaknya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU