Minggu, 28 SEPTEMBER 2025 • 09:15 WIB

4 Kejadian Penyebab Seseorang Meninggal Tragis di Rumah yang Kerap Terjadi dan Tips Mencegahnya

Author

Ilustrasi kompor gas jadi salah satu penyebab orang bisa meninggal tragis. (Freepik)

INDOZONE.ID - Selama ini diketahui banyak orang meninggal di rumah akibat penyakit medis seperti serangan jantung atau sebab alami lainnya. Namun, tidak sedikit pula yang kehilangan nyawa dalam kondisi tragis. 

Beberapa di antaranya bahkan terjadi karena kecelakaan sederhana. Misal, tertimpa benda atau tersengat listrik. Kasus-kasus ini menunjukkan, kematian mendadak di rumah bukanlah hal yang jarang terjadi.

Berikut, beberapa peristiwa mengerikan di rumah yang bisa bikin orang meninggal, dikutip dari Medical Daily.

4 Peristiwa Meninggal Tragis di Rumah

1. Terjepit Pintu Garasi

Awal tahun ini di Inggris, seorang perempuan meninggal setelah terjebak dalam pintu garasi otomatis, saat mengunjungi temannya di sebuah apartemen di Cambridge. 

Menurut laporan Daily Express, warga sekitar mendengar teriakan sebelum melihat tubuh korban tergantung di pintu garasi. Polisi, ambulans, dan petugas pemadam segera berdatangan, namun nyawa korban tidak terselamatkan.

Kejadian serupa juga pernah terjadi di Trenton, New Jersey. Seorang pria berusia 55 tahun ditemukan meninggal akibat terhimpit pintu garasi dan kehabisan napas. Awalnya dianggap mencurigakan, namun kemudian dinyatakan sebagai kecelakaan.

Baca juga: Apa Ruangan Paling Berbahaya di Rumah? Ini Penjelasan Dokter Jantung

2. Tertimpa Furnitur

Kasus lain yang kerap terjadi adalah, anak-anak yang tertimpa lemari atau rak buku yang roboh. Pada 2016, perusahaan Ikea bahkan menarik hampir 30 juta unit furnitur karena rawan tumbang, jika tidak dipasang dengan benar ke dinding. 

Menurut laporan Fox News, enam anak dilaporkan meninggal dan lebih banyak lagi mengalami cedera akibat kasus serupa.

Di Australia, seorang balita di Victoria meninggal setelah rak buku menimpa tubuhnya. Sang kakek mengaku, tidak sanggup lagi melihat rak tersebut dan berniat menghancurkannya.

Ilustrasi masalah pemadaman listrik (blog.misumiusa.com)

3. Tersengat Listrik

Kematian akibat tersengat listrik juga kerap terjadi, terutama saat warga melakukan perbaikan rumah. Kasus terbaru dilaporkan Tucson News Now, seorang pria meninggal ketika antena yang dipasang mengenai kabel listrik tegangan tinggi. Ledakan keras dan pemadaman listrik pun terjadi di kawasan tersebut.

Kemudian di Virginia, seorang ayah dan anaknya tewas seketika saat tangga yang mereka gunakan untuk memperbaiki cerobong rumah menyentuh kabel listrik. 

Insiden serupa juga menewaskan seorang pria di Australia yang secara tidak sengaja memotong kabel listrik aktif di rumah orang tuanya.

4. Ledakan Gas

Kebocoran gas menjadi salah satu penyebab kematian paling menakutkan, karena sulit dideteksi. Hanya satu percikan kecil, seperti menyalakan saklar lampu, bisa memicu ledakan besar.

New York Times melaporkan, sebuah rumah di Queens hancur rata dengan tanah, setelah meledak akibat kebocoran gas. Kejadian itu menewaskan seorang perempuan di dalamnya, dan membakar tiga rumah tetangga. 

Dalam insiden lain, seorang pria di Flushing, Queens, tewas setelah mencoba menyalakan kompor sesaat setelah pasokan gas dipulihkan. Ledakan itu juga menyebabkan anak perempuannya yang berusia dua tahun menderita luka bakar serius.

Tips Pencegahan Bahaya di Rumah

Para ahli keselamatan rumah tangga menyarankan sejumlah langkah, untuk mengurangi bahaya. Beberapa di antaranya:

1. Pintu Garasi Otomatis

  • Rutin lakukan perawatan sistem otomatis.
  • Pasang sensor pengaman, agar pintu berhenti jika ada benda atau orang yang terjebak.

Baca juga: Alasan Rumah Bisa Meningkatkan Rasa Stres dan Cara Mengubahnya Jadi Safe Space

2. Furnitur Besar

  • Pastikan rak, lemari, dan televisi besar dipasang menempel ke dinding dengan baut atau penahan khusus.
  • Jangan biarkan anak-anak memanjat atau menarik furnitur.

3. Instalasi Listrik 

  • Hindari melakukan perbaikan listrik tanpa keahlian.
  • Gunakan jasa teknisi bersertifikat, untuk instalasi atau perbaikan.
  • Jaga jarak aman dengan kabel listrik di luar rumah.

4. Kebocoran Gas

  • Pasang detektor gas di rumah.
  • Jika mencium bau gas, segera matikan aliran, jangan menyalakan saklar, dan hubungi pihak berwenang.
  • Ventilasi rumah dengan baik.

Walaupun rumah kerap dianggap sebagai tempat paling aman, namuan nyatanya ada risiko-risiko tersembunyi yang bisa berakibat fatal. 

Sehingga, dengan kewaspadaan dan pencegahan sederhana, potensi bahaya tersebut dapat diminimalisasi, serta rumah benar-benar menjadi tempat yang aman bagi keluarga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Medical Daily

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU