INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu ngerasa makin tertekan setelah sampai rumah? Padahal, setelah seharian beraktivitas, rumah seharusnya jadi tempat paling aman dan nyaman untuk istirahat dan recharge energi.
Tapi gimana kalau justru rumah malah bikin kamu makin kepikiran dan nggak tenang? Nah, bisa jadi ini alasan kenapa rumah kamu belum terasa seperti safe space. Yuk, simak penjelasannya.
Banyak orang nggak sadar bahwa beban pikiran dari luar kayak kerjaan kantor, tugas kuliah, sampai masalah sosial, suka "ikut pulang" ke rumah. Bukannya langsung istirahat, kamu malah lanjut mikirin hal-hal itu di kamar.
Selain itu, rumah juga jadi tempat di mana kita bebas mengekspresikan emosi. Kalau di luar kamu bisa jaga sikap, di rumah kamu mungkin merasa lebih bebas meluapkan emosi karena merasa orang rumah bakal ngerti. Tapi sayangnya, ini bisa jadi bumerang kalau nggak dikelola dengan baik.
Berdasarkan beberapa studi, wanita juga lebih rentan stres saat di rumah karena beban peran ganda, ngurus rumah, anak, sampai ekspektasi sosial yang bikin mental makin lelah.
Baca juga: Tanaman Hias Jadi Tren Dekorasi Ruang Kerja, Ini Manfaat dan Rekomendasinya
Cara Mengubah Rumah Jadi Safe Space (Sumber: Freepik/@benzoix)
Tenang, ada banyak cara buat bikin rumah kamu jadi tempat healing yang sesungguhnya. Coba ikuti tips simpel berikut ini:
1. Rapikan Ruangan, Rapikan Pikiran
Rumah yang berantakan bisa nambah stres. Otak kita otomatis ngeliat itu sebagai “kerjaan yang belum selesai”. Coba rapikan sudut rumah pelan-pelan, kasih sentuhan dekorasi, dan pilih warna-warna lembut seperti hijau, biru, atau earth tone biar makin adem.
2. Punya Spot Khusus untuk Relaksasi
Cari satu sudut rumah buat kamu nikmatin waktu sendiri: bisa balkon, pojok kamar, atau deket jendela. Gunakan buat baca buku, nonton series favorit, atau sekadar duduk sambil refleksi diri.
3. Kurangi Paparan Gadget
Scrolling TikTok atau buka notifikasi bisa memicu kecemasan. Coba batasin waktu online kamu, terutama di malam hari. Bikin zona bebas teknologi di rumah agar otak punya waktu buat benar-benar istirahat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline.com, Psychologytoday.com