Rabu, 11 MARET 2026 • 13:05 WIB

Peneliti Ungkap Main HP Sebelum Tidur Bisa Kurangi 24 Menit Tidurmu

Author

Ilustrasi menggunakan hp sebelum tidur (freepik).

INDOZONE.ID - Banyak orang menyadari bahwa tidur cukup sangat penting bagi kesehatan. 

Namun faktanya, masih banyak yang belum mendapatkan waktu istirahat ideal setiap malam. 

Survei State of Sleep in America dari Gallup mencatat sekitar 84 juta orang dewasa di Amerika Serikat menilai kualitas tidur mereka hanya “cukup” bahkan “buruk”, dan angkanya lebih tinggi pada kelompok usia muda.

Menariknya, hanya sekitar 35% orang yang benar-benar berhasil memenuhi rekomendasi waktu tidur sekitar delapan jam per malam. 

Baca juga: Sulit Punya Hubungan yang Tenang dan Aman? Ini 6 Penyebabnya dan Cara Mengatasinya

Salah satu kebiasaan yang sering dianggap sepele namun diduga ikut berperan besar adalah penggunaan ponsel saat sudah berada di tempat tidur.

Penelitian Ungkap Dampak Screen Time di Malam Hari

Sebuah penelitian dari Norwegian Institute of Public Health menyoroti hubungan antara penggunaan layar sebelum tidur dan gangguan tidur. 

Penelitian ini melibatkan 45.202 orang dewasa muda berusia 18–28 tahun. 

Para peneliti mengamati berbagai aktivitas yang biasa dilakukan lewat layar sebelum tidur, seperti:

Baca juga: Announcement Text: Pengertian, Struktur, Cara Membuat, dan Contohnya

  • Membuka media sosial
  • Menonton film atau serial
  • Bermain game
  • Mendengarkan musik atau podcast
  • Membaca melalui perangkat digital

Hasilnya cukup mengejutkan. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Psychiatry menemukan bahwa setiap tambahan satu jam screen time di tempat tidur meningkatkan risiko insomnia hingga 59%.

Tak hanya itu, kebiasaan tersebut juga dapat mengurangi waktu tidur rata-rata sekitar 24 menit. 

Baca juga: Apa Itu Motivation Letter? Panduan Lengkap Struktur dan Cara Membuatnya

Peneliti utama, Børg Sivertsen, menjelaskan bahwa selama ini media sosial sering dianggap sebagai penyebab utama gangguan tidur. 

Namun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua aktivitas yang melibatkan layar berpotensi memberikan efek yang sama.

Apakah Cahaya Biru dari Layar Jadi Penyebab?

Selama ini banyak ahli mengaitkan gangguan tidur dengan blue light dari perangkat elektronik. 

Cahaya ini diketahui dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang membantu tubuh merasa mengantuk. 

Ketika produksinya terganggu, tubuh pun menjadi lebih sulit memasuki fase tidur. 

Baca juga: Rahasia Secure Attachment yang Bikin Hubungan Lebih Awet dan Tenang

Karena itu, banyak smartphone kini dilengkapi fitur seperti Night Mode atau Blue Light Filter untuk mengurangi paparan cahaya tersebut di malam hari.

Meski begitu, tidak semua penelitian menyebut cahaya biru sebagai satu-satunya penyebab. 

Beberapa studi menunjukkan bahwa cahaya terang apa pun bisa membuat otak tetap aktif. 

Menurut psikolog klinis Leah Kaylor, hal ini berkaitan dengan ritme biologis manusia yang secara alami mengikuti pola siang dan malam. 

Ketika mata menerima cahaya terang menjelang tidur, otak bisa salah menafsirkan kondisi tersebut seolah hari masih siang.

Baca juga: 5 Tren Olahraga yang Lagi Hits dan Bikin Banyak Orang Ketagihan Bergerak

Kurang Tidur Bisa Berdampak Serius

Tidur yang kurang bukan sekadar membuat tubuh terasa lelah di pagi hari. 

Jika terjadi terus-menerus, dampaknya bisa mempengaruhi berbagai sistem penting dalam tubuh, seperti sistem saraf, sistem imun, sistem pernapasan, sistem pencernaan, sistem jantung dan pembuluh darah, sistem hormon.

Berbagai penelitian juga mengaitkan kurang tidur kronis dengan meningkatnya resiko hipertensi, diabetes, obesitas, depresi, serangan jantung, hingga stroke.

Baca juga: Pria Ini Rela Terbang Naik Pesawat pada Tahun 2016 Hanya demi Menyaksikan Gerhana Matahari Total

Tips Menjaga Kualitas Tidur di Era Gadget

Di tengah kehidupan yang serba digital, menjaga kebiasaan tidur tetap sehat menjadi tantangan tersendiri. 

Para ahli menyarankan beberapa langkah sederhana berikut:

Batasi screen time sebelum tidur: cobalah berhenti menggunakan ponsel sekitar 30–60 menit sebelum waktu tidur.

Aktifkan filter cahaya biru: gunakan fitur Night Mode agar paparan cahaya layar lebih redup.

Matikan notifikasi malam hari: fitur “Do Not Disturb” bisa membantu tidur lebih nyenyak tanpa gangguan.

Baca juga: Mulai Tinggalkan Gaya Hidup Konsumtif, Ternyata Hidup Minimalis Bikin Mental Lebih Tenang

Jauhkan ponsel dari tempat tidur: letakkan ponsel agak jauh agar tidak tergoda membuka layar lagi.

Pertahankan jadwal tidur yang konsisten: tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari membantu tubuh menjaga ritme biologisnya.

Di era digital saat ini, gadget memang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. 

Namun menjaga keseimbangan antara penggunaan teknologi dan waktu istirahat tetap penting agar tubuh tetap sehat, fokus, dan produktif. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU