INDOZONE.ID - Pernahkah kamu melihat kucing kesayangan mendadak bertingkah aneh? Mulai dari berguling-guling tanpa sebab, mengeong manja, hingga berlarian dengan penuh semangat setelah mencium aroma tanaman hijau kering.
Bagi para pecinta kucing, nama catnip tentu sudah tidak asing lagi. Tanaman herbal dari keluarga mint ini, mampu memicu perubahan perilaku unik pada kucing, membuat mereka senang, aktif, atau bahkan rileks.
Tapi, apa sebenarnya catnip, bagaimana cara kerjanya, dan bagaimana memberikannya dengan aman agar kucing tetap sehat? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Catnip?
Catnip adalah tanaman herbal yang dikenal dengan nama ilmiah Nepeta cataria, termasuk keluarga mint. Tanaman ini memiliki aroma khas yang sangat disukai kucing.
Senyawa aktif dalam catnip bernama nepetalakton, yang bisa memengaruhi sistem saraf kucing. Saat kucing mengendus atau menggigit catnip, mereka bisa menjadi lebih aktif, senang bermain, atau justru merasa rileks.
Menariknya, tidak semua kucing bereaksi terhadap catnip. Respons kucing terhadap catnip ditentukan oleh genetik. Sekitar 50–70 persen kucing dewasa menunjukkan reaksi, sementara anak kucing di bawah usia 3–6 bulan belum merespons.
Baca juga: Baru Punya Kucing? Ini Tips Dasar dan Kebiasaan Kucing yang Harus Kamu Tahu
Manfaat Catnip untuk Kucing
Memberikan catnip bukan sekadar hiburan, tetapi juga memiliki beberapa manfaat penting:
1. Membuat Kucing Aktif
Catnip dapat membuat kucing bergerak lebih aktif, bermain lebih banyak, dan melompat-lompat. Ini membantu menjaga kesehatan tubuhnya, terutama bagi kucing yang jarang bergerak.
2. Mengurangi Stres dan Kecemasan
Beberapa kucing menjadi lebih tenang setelah mengendus catnip. Aroma catnip bisa membuat kucing rileks, mengurangi rasa cemas, dan membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan baru.
3. Membantu Melatih Kucing
Catnip bisa dipakai untuk melatih kucing. Misalnya, taburkan catnip di scratching post agar kucing mau mencakar di tempat yang benar, bukan di sofa atau furnitur.
4. Meningkatkan Nafsu Makan
Catnip juga bisa membantu meningkatkan nafsu makan kucing, terutama kucing yang sedang kurang selera makan. Aroma catnip yang khas, bisa membuat kucing lebih tertarik pada makanan.
Baca juga: Menggemaskan dan Cerdas, Aksi Kucing Putih Ini Bikin Netizen Terhibur
Cara Aman Memberikan Catnip
Meskipun catnip aman, pemberiannya tetap harus diperhatikan agar kucing tidak overstimulasi. Berikut tipsnya:
1. Mulai dengan Jumlah Sedikit
Setiap kucing berbeda. Berikan sedikit catnip terlebih dahulu untuk melihat reaksi kucing. Jika kucing senang dan bermain dengan normal, baru berikan lebih banyak secara bertahap.
2. Gunakan Bentuk yang Tepat
Catnip bisa diberikan dalam bentuk daun kering, semprot (spray), atau dimasukkan ke mainan kucing. Mainan catnip sangat populer karena kucing bisa menggigit, menggesek, atau menggulingkannya.
3. Jangan Terlalu Sering
Efek catnip biasanya hanya berlangsung 10–15 menit. Jika terlalu sering diberikan, kucing bisa menjadi kebal terhadap efeknya. Cukup beri 1–2 kali per minggu untuk menjaga efeknya tetap maksimal.
4. Perhatikan Reaksi Kucing
Beberapa kucing bisa menjadi agresif atau hiperaktif setelah mengendus catnip. Jika ini terjadi, hentikan pemberian catnip sementara waktu sampai kucing kembali tenang.
Efek Samping Catnip pada Kucing
Catnip memang aman untuk kucing dan sering dipakai untuk bermain. Tapi, kalau diberikan terlalu banyak atau terlalu sering, tetap bisa menimbulkan beberapa efek samping.
1. Gangguan Pencernaan
Kucing biasanya merespons catnip dengan cara menghirup aromanya. Namun, jika kucing mengonsumsi (memakan) daun catnip dalam jumlah yang terlalu banyak, hal ini dapat mengiritasi saluran pencernaan mereka.
2. Perubahan Perilaku (Agresivitas)
Tidak semua kucing menjadi rileks setelah terpapar catnip. Pada beberapa kasus, terutama pada kucing jantan, senyawa nepetalactone dapat memicu perilaku agresif yang tidak biasa.
3. Penurunan Respons (Desensitisasi)
Ini adalah efek samping jangka panjang jika catnip diberikan terlalu sering (misalnya setiap hari). Reseptor di otak kucing akan menjadi terbiasa sehingga mereka tidak lagi merasakan efek euforia.
4. Pusing atau Kebingungan
Setelah fase aktif yang intens (sekitar 10-15 menit), kucing biasanya akan memasuki fase tenang. Namun, pada beberapa kucing, transisi ini bisa membuat mereka tampak linglung, lemas, atau kehilangan koordinasi sesaat.
Baca juga: Alasan Kucing Suka Ngendus Kaki Manusia, Ternyata Ada Artinya
Itulah pengertian catnip, manfaatnya, cara memberikannya, dan efek sampingnya pada kucing. Catnip bisa membantu kucing jadi lebih aktif, lebih santai, dan tidak mudah bosan.
Tapi ingat, berikan catnip secukupnya saja dan jangan terlalu sering. Selalu perhatikan reaksi kucing agar tetap aman. Dengan cara yang benar, catnip bisa jadi hiburan yang seru untuk kucing kesayanganmu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Whiskasindonesia.com