Kamis, 16 APRIL 2026 • 14:30 WIB

1 Dzulhijjah 2026 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Cek Jadwal Lengkapnya di Sini

Author

Ilustrasi jadwal 1 Dzulhijjah 2026 (Freepik)

INDOZONE.ID - Menjelang bulan Dzulhijjah, banyak umat Islam mulai mencari tahu, kapan tepatnya 1 Dzulhijjah 2026

Pertanyaan ini penting karena berkaitan langsung dengan jadwal puasa sunnah, Hari Arafah, hingga Hari Raya Idul Adha.

Perlu dipahami, penentuan kalender Hijriah bisa berbeda tergantung metode yang digunakan, yakni hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal). 

Karena itu, tanggal yang beredar biasanya masih berupa estimasi sampai ada keputusan resmi dari pemerintah melalui sidang isbat.

Baca juga: Panduan Lengkap Puasa Dzulhijjah, Amalan Paling Dicintai Allah Sebelum Idul Adha

Estimasi Jatuhnya Tanggal 1 Dzulhijjah 1447 H di Tahun 2026

Berdasarkan kalender Hijriah global dan metode hisab (seperti yang digunakan oleh Muhammadiyah), 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada:

Selasa, 19 Mei 2026

Namun, perlu dicatat bahwa pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama akan menetapkan tanggal resmi setelah sidang isbat, yang mempertimbangkan hasil rukyatul hilal.

Jadi, meskipun tanggal di atas bisa dijadikan acuan awal, tetap ada kemungkinan perbedaan 1 hari.

Rincian Jadwal Puasa Sunnah (Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah)

Bulan Dzulhijjah identik dengan berbagai amalan sunnah, terutama puasa di 10 hari pertama. Jika mengacu pada estimasi di atas, berikut jadwalnya:

  • 1–7 Dzulhijjah (Puasa Sunnah awal bulan): 19 – 25 Mei 2026
  • Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah): Selasa, 26 Mei 2026
  • Puasa Arafah (9 Dzulhijjah): Rabu, 27 Mei 2026

Puasa Arafah sangat dianjurkan bagi yang tidak berhaji karena memiliki keutamaan menghapus dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang.

Kapan Perayaan Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) 2026?

Masih berdasarkan perhitungan yang sama, maka 10 Dzulhijjah 1447 H (Idul Adha) diperkirakan jatuh pada Kamis, 28 Mei 2026.

Hari ini menjadi momen penting bagi umat Islam untuk melaksanakan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban.

Namun sekali lagi, tanggal ini masih bersifat prediksi. Penetapan resminya tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah Indonesia.

Baca juga: Jadwal dan Niat Puasa Dzulhijjah sebelum Hari Raya Idul Adha 2025

Perbedaan Metode Hisab Wujudul Hilal dan Rukyatul Hilal

Kenapa tanggal bisa berbeda? Ini karena adanya dua metode utama:

1. Hisab Wujudul Hilal

Digunakan oleh Muhammadiyah. Metode ini berbasis perhitungan astronomi. Jika hilal sudah wujud (meski belum terlihat), maka bulan baru dianggap dimulai.

2. Rukyatul Hilal

Digunakan pemerintah Indonesia. Penentuan awal bulan dilakukan dengan melihat hilal secara langsung di lapangan.

Perbedaan pendekatan ini yang kadang membuat awal Dzulhijjah dan Idul Adha bisa berbeda satu hari.

Jadwal Cuti Bersama dan Libur Nasional Idul Adha 2026 Menurut SKB

Mengacu pada pola penetapan libur nasional sebelumnya dalam SKB 3 Menteri (Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB), libur Idul Adha biasanya terdiri dari:

  • 1 hari libur nasional (Hari H Idul Adha)
  • Tambahan cuti bersama (opsional, tergantung keputusan pemerintah)

Baca juga: Tata Cara dan Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah

Jika Idul Adha 2026 jatuh pada 28 Mei 2026, maka potensi liburnya:

  • Kamis, 28 Mei 2026 → Libur Nasional Idul Adha
  • Jumat, 29 Mei 2026 → Berpotensi cuti bersama (menunggu SKB resmi)

Namun, jadwal ini masih bersifat prediksi dan bisa berubah sesuai keputusan resmi pemerintah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Al-habib.info

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU