Jumat, 15 MEI 2026 • 12:30 WIB

Tips Memilih Shower yang Tepat agar Aliran Air Lebih Deras dan Mandi Lebih Nyaman

Author

Ilustrasi close-up shower head dengan air mengalir deras.

INDOZONE.ID - Mandi sudah menjadi kebutuhan harian bagi masyarakat Indonesia yang memberikan banyak manfaat bagi tubuh dan juga pikiran. Sayangnya, masih banyak masalah aliran air yang kerap mengganggu kenyamanan dan kepuasan saat mandi.

Berdasarkan data Seasia Stats, Indonesia merupakan negara dengan frekuensi mandi tertinggi ke-5 di dunia, dengan rata-rata 10 kali per-minggu. Hal itu karena dipengaruhi oleh iklim tropis, sehingga mandi sudah menjadi kebutuhan harian esensial.

Sayangnya, masih ada sebagian orang yang kurang merasakan pengalaman mandi yang menyenangkan. Penyebabnya adalah  terkendala kondisi tekanan air yang rendah. 

Fenomena “air kecil” di kawasan residensial padat bukan sekadar masalah teknis perpipaan. Tapi juga hambatan yang dapat mempengaruhi kenyamanan dan kondisi psikologis. 

Di sisi lain, jika aliran air lemah membuat waktu mandi jadi lama dan badan terasa tidak fresh. Hal ini bisa memicu rasa frustasi untuk memulai aktivitas.

Baca juga: Waspada! Garis Hitam di Kuku Bisa Jadi Tanda Psoriasis

Standar Tekanan Air dan Realita Urban

Berdasarkan standar sistem plambing nasional, tekanan minimum air agar dapat mengalir pada perangkat seperti keran dan shower adalah 0,5 bar. Sementara itu, standar kenyamanan runah modern memerlukan tekanan air yang stabil di angka 1,5 bar.

Sayangnya, fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak masyarakat mendapatkan tekanan air di bawah standar tersebut. 

Padahal, berbagai riset wellness modern menunjukkan bahwa stimulasi air bertekanan pada titik saraf tertentu seharusnya dapat turut membantu menurunkan kadar kortisol (hormon stres) serta merelaksasi otot melalui sensasi pijatan yang lebih merata.

Leader LIXIL Global Design Asia Antoine Besseyre des Horts mengatakan, selain aspek kenyamanan mandi yang menyegarkan, performa pancuran yang stabil juga memberikan banyak manfaat. Proses mandi akan lebih cepat karena volume air yang digunakan bisa seperti normal. 

“Tapi sayangnya, tekanan air rendah masih menjadi tantangan yang membuat banyak orang belum dapat menikmati manfaat mandi secara optimal, baik dari sisi kebersihan maupun kenyamanan,” ujarnya saat memperkenalkan WizFlo Hand Shower di Jakarta.

Baca juga: Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan: Pengertian, Ciri, dan Fungsinya

Tips Memilih Shower yang Tepat

Saat kamu mengalami kondisi tekanan air yang rendah, perangkat shower yang jenisnya tepat untuk mandi sangatlah dibutuhkan. Karena itu, memilih shower tidak bisa dilakukan sembarangan agar pengalaman mandi tetap nyaman dan maksimal.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat memilih shower adalah teknologi yang dimiliki. Shower dengan fitur penguat tekanan air bisa menjadi solusi untuk rumah dengan aliran air kecil. Teknologi ini membantu arus air tetap terasa kuat meski tanpa tambahan pompa.

Selain itu, pilih shower yang memiliki desain semprotan air merata agar tubuh tetap nyaman saat mandi. Model kepala shower dengan lubang mikro-perforasi misalnya, mampu menghasilkan pancuran air yang lebih optimal dan terasa lembut di kulit.

Selain fungsional, desain shower juga sebaiknya menyesuaikan konsep kamar mandi agar terlihat lebih estetik dan nyaman digunakan sehari-hari. Dengan kombinasi desain modern dan fitur lengkap, shower dapat membantu menciptakan suasana relaksasi di rumah.

Salah satu shower yang fungsional dan praktis memiliki fitur EasyClean. Fitur ini membuat kepala shower dibuka dan dibersihkan sendiri sehingga aliran air tetap higienis dan performanya lebih terjaga.

Marketing Director LIXIL Water Technology Indonesia, Arfindi Batubara, menjelaskan bahwa solusi cerdas tidak hanya mengedepankan estetika desain dan fungsionalitas, tetapi juga harus mendukung kualitas hidup yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Dengan menggabungkan perangkat multifungsi yang elegan dengan performa andal serta perawatan yang mudah, kualitas ruang personal seperti kamar mandi menjadi maksimal. Pengguna dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk menikmati momen istirahat mereka dalam lingkungan yang inspiratif,” ungkapnya.

Dengan demikian, konsumsi air dapat ditekan bahkan hingga 30%, sebuah langkah nyata dalam mendukung gaya hidup berkelanjutan sekaligus mengoptimalkan pengeluaran rumah tangga dan ada rasa puas saat mandi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU