INDOZONE.ID - Kunci dalam menjaga kesehatan, di samping menerapkan pola makan bergizi dan berolahraga, paling penting tentunya tidur yang berkualitas. Kualitas tidur sama pentingnya dengan durasi tidur yang cukup sesuai dengan anjuran dokter.
Bahkan, tidur yang tidak berkualitas bisa membuat tubuh terasa letih dan kepala pusing saat bangun di pagi hari. Apabila kita tidak mendapatkan waktu tidur yang mencukupi sekitar 7-9 jam, maka beragam gangguan kesehatan bisa timbul, mulai tekanan darah tinggi hingga meningkatnya risiko obesitas. Meskipun, kamu sudah tidur cukup sesuai durasi yang dianjurkan para ahli.
Pernyataan Sleep Foundation semakin menegaskan bahwa kualitas tidur berbeda dengan kuantitas tidur. Kualitas tidur mengukur seberapa baik tidur, sedangkan kuantitas tidur mengukur seberapa lama kita tidur setiap malam.
Namun, bagaimana jika gangguan tidur hanya datang sesekali? Dapatkah hal itu memberikan dampak negatif bagi kesehatan kita?
Baca Juga: Simak Cara Atasi Insomnia Tanpa Konsumsi Obat Tidur
Ciri-ciri Tidur Berkualitas
Sebelum membahas bagaimana cara mendapatkan tidur yang berkualitas, kita perlu mengetahui ciri-ciri tidur berkualitas. Berikut lima ciri-ciri tidur berkualitas seperti disampaikan dalam situs resmi Sleep Foundation.
1. Kamu dapat tidur sesuai durasi jam yang disarankan sesuai dengan usia.
2. Kamu bisa tertidur kembali dalam jangka waktu 20 menit, setelah terbangun di malam hari.
3. Kamu tertidur segera setelah naik ke tempat tidur, atau kurang dari 30 menit.
4. Kamu biasanya tidur sepanjang malam, atau bangun tidak lebih dari satu kali.
5. Kamu dapat beristirahat dengan baik dan berenergi saat bangun di pagi harinya.
Cara Mendapatkan Tidur Berkualitas
Tidur berkualitas sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan mental. Sejumlah penelitian menemukan bahwa tidur berkualitas dapat memberikan manfaat positif untuk fisik, mental, dan emosional.
Berikut cara agar mendapatkan tidur yang berkualitas setiap malam, seperti yang dipaparkan oleh Sleep Foundation.
Baca Juga: 5 Alasan Wanita Lebih Kurang Tidur Dibandingkan Pria, Salah Satunya Masalah Psikologis
1. Bangun suasana yang temaram, tenang, dan sejuk di kamar tidur. Kamu bisa menggunakan tirai anti tembus pandang untuk menghalau cahaya lampu maupun mesin white noise untuk suara menenangkan. Selain itu, kamu juga bisa menambahkan aromaterapi agar tubuh lebih rileks sehingga mendapatkan tidur yang berkualitas.
2. Usahakan untuk pergi tidur dan bangun pada jadwal yang sama setiap harinya. Jadwal tidur yang konsisten akan melatih otak untuk mengenali kapan waktunya tidur dan kapan waktunya bangun.
3. Upayakan tidur yang cukup sesuai dengan durasi yang disarankan oleh para ahli dengan menyesuaikan usia masing-masing. Disarankan untuk orang dewasa misalnya, durasi tidur malam yakni 7 jam.
4. Batasi asupan kafein dan alkohol, karena keduanya bisa bertahan lama dalam tubuh sehingga mengganggu kualitas tidur. Hindari minum kafein sekitar 5 jam sebelum tidur, dan minum alkohol setidaknya 3 jam sebelum tidur.
5. Ciptakan rutinitas sebelum tidur yang menenangkan. Coba pilih aktivitas yang membuat diri kamu rileks dan tenang, seperti mendengarkan audiobook, mandi air hangat, atau menulis jurnal.
6. Dapatkan sinar matahari di pagi hari. 15-30 menit di bawah sinar matahari pagi dapat membantu dan mengatur ulang ritme sirkadian kamu.
7. Berhenti menonton televisi dan menggunakan ponsel atau komputer setidaknya 30 menit sebelum tidur. Hal tersebut bukan tanpa alasan, perangkat elektronik memancarkan cahaya biru terang yang dianggap otak sebagai sinar matahari. Alhasil, cahaya biru tersebut dapat mengelabui otak untuk menunda tidur dan membuat kamu terjaga lebih lama.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sleepfoundation.org