Sabtu, 13 JULI 2024 • 21:00 WIB

5 Bahaya Mudah Marah Terhadap Kesehatan Fisik dan Mental

Author

Ilustrasi wanita sedang marah dan bahayanya terhadap fisik dan mental. (freepik.com)

INDOZONE.ID - Marah, sebagai salah satu bentuk perasaan yang manusiawi, memiliki peran penting dalam memberi sinyal bahaya.

Namun, ketika tidak dikelola dengan baik, marah dapat berdampak serius pada kesehatan fisik dan mental seseorang.

Berikut 5 bahaya mudah marah terhadap kesehatan fisik dan mental.

1. Pengaruh Rasa Marah terhadap Kesehatan Jantung

Ilustrasi jantung dan pengaruhnya dari rasa marah. (freepik.com)

Ketika seseorang merasakan marah, tubuh melepaskan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol.

Respons ini, yang dikenal sebagai respons fight-or-flight, meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah untuk mempersiapkan tubuh dalam menghadapi bahaya yang dirasakan.

Baca Juga: Cara Mengelola Marah dengan Teknik Relaksasi, Mindfulness, dan Meditasi

Namun, jika rasa marah terjadi terlalu sering atau terlalu intens, dapat menyebabkan dampak negatif pada jantung.

Penelitian menunjukkan bahwa kemarahan yang kronis dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.

2. Risiko Tinggi Serangan Jantung

Ilustrasi pria yang mengalami serangan jantung akibat marah. (freepik.com)

Studi menunjukkan bahwa marah yang tidak terkendali dapat meningkatkan risiko serangan jantung secara signifikan.

Bahkan, penelitian telah menemukan bahwa ledakan rasa marah yang intens dapat menyebabkan lebih dari dua kali lipat kemungkinan terkena serangan jantung dalam dua jam setelahnya.

Ini menunjukkan bahwa kemarahan yang berkepanjangan atau tidak terkelola dengan baik dapat memiliki dampak kesehatan yang serius.

3. Dampak Marah pada Sistem Pencernaan

Ilustrasi pencernaan dan dampaknya dari rasa marah. (freepik.com)

Hubungan antara otak dan usus dikenal sebagai sumbu otak-usus, yang memainkan peran penting dalam pengaturan fungsi pencernaan.

Saat seseorang sedang marah, terjadi perubahan dalam sistem saraf otonom yang dapat mengganggu fungsi normal sistem pencernaan.

Ini dapat menyebabkan gejala seperti nyeri perut, gangguan lambung, dan bahkan berkontribusi pada kondisi kronis seperti penyakit radang usus (IBD) dan sindrom usus iritabel (IBS).

4. Pengaruhnya Terhadap Kesehatan Mental

Ilustrasi pria yang sedang marah dan dampaknya pada kesehatan mental. (freepik.com)

Selain dampaknya pada kesehatan fisik, kemarahan juga dapat merusak kesehatan mental seseorang.

Tingkat kemarahan yang tinggi sering dikaitkan dengan gangguan emosional seperti kecemasan dan depresi.

Baca Juga: Kenali Dampak Buruk Marah Berlebihan bagi Kesehatan, Salah Satunya Risiko Penyakit Jantung

Emosi ini tidak hanya mempengaruhi mood sehari-hari, tetapi juga dapat mengganggu kemampuan konsentrasi dan pola pikir yang sehat.

Kemarahan yang berkepanjangan juga dapat mempengaruhi hubungan sosial dan interaksi dengan orang lain, yang merupakan aspek penting dalam kesehatan mental secara keseluruhan.

5. Gangguan Tidur 

Ilustrasi wanita yang mengalami gangguan tidur akibat dari rasa marah. (freepik.com)

Individu yang sering merasakan kemarahan atau kesulitan mengendalikannya cenderung mengalami gangguan tidur yang lebih parah.

Ini disebabkan oleh peningkatan kewaspadaan psikologis yang menyertai kemarahan, yang dapat membuat sulit untuk tidur atau mempertahankan tidur yang berkualitas.

Penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemarahan yang tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan tidur hingga 40% hingga 70% pada populasi dewasa, terutama pada mereka yang mengalami tingkat kemarahan sedang hingga tinggi secara kronis.

Demikian beberapa penjelasan mengenai 5 bahaya mudah marah terhadap kesehatan fisik dan mental.

Kemarahan adalah bagian alami dari pengalaman manusia, tetapi penting untuk mengenali dampak negatifnya terhadap kesehatan.

Dengan mengelola rasa marah melalui teknik-teknik seperti relaksasi, meditasi, dan konseling, individu dapat menjaga keseimbangan emosional dan fisik.

Hal ini tidak hanya menjaga kesehatan jantung yang baik tetapi juga membantu menjga kesehatan mental dan kualitas tidur yang optimal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Everydayhealth.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU