INDOZONE.ID - Kolesterol tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama untuk penyakit jantung dan stroke.
Menjaga kadar kolesterol dalam batas normal penting untuk kesehatan jangka panjang.
Berikut adalah beberapa cara efektif yang bisa kamu terapkan untuk menurunkan kolesterol secara alami.
1. Mengatur Pola Makan
Diet memainkan peran utama dalam mengatur kadar kolesterol. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil.
Kurangi Lemak Jenuh
Lemak jenuh yang ditemukan dalam daging merah, produk susu penuh lemak, dan makanan olahan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Mengurangi konsumsi makanan ini akan membantu menurunkan kolesterol.
Perbanyak Konsumsi Serat
Serat larut yang ditemukan dalam oatmeal, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran dapat membantu menurunkan penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah.
Baca Juga: 7 Makanan Tinggi Kolesterol Namun Kaya Gizi, Salah Satunya Jeroan
Makanan tinggi serat larut, seperti apel, kacang lentil, dan gandum, efektif dalam menurunkan kolesterol.
Pilih Lemak Sehat
Gantilah lemak jenuh dengan lemak tak jenuh yang lebih sehat seperti minyak zaitun, minyak kanola, dan alpukat.
Ikan yang kaya asam lemak omega-3 seperti salmon, makarel, dan tuna juga dapat membantu menurunkan kadar LDL.
2. Berolahraga Secara Teratur
Aktivitas fisik adalah salah satu cara yang paling efektif untuk meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol jahat (LDL). Beberapa bentuk olahraga yang disarankan adalah sebagai berikut.
Olahraga Aerobik
Berjalan cepat, bersepeda, berenang, dan jogging dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan mengelola kolesterol.
Latihan Kekuatan
Selain aerobik, latihan kekuatan seperti angkat beban juga efektif untuk kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol.
Target Aktivitas
Usahakan berolahraga selama 30 menit sehari, minimal lima kali dalam seminggu untuk mendapatkan manfaat optimal.
3. Mengontrol Berat Badan
Kelebihan berat badan, terutama di sekitar perut, dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL).
Menurunkan hanya 5-10% dari total berat badan dapat membuat perbedaan signifikan pada kadar kolesterolmu.
Perbaiki Kebiasaan Makan
Mulailah dengan memperbaiki kebiasaan makan kecil seperti menghindari camilan tinggi lemak atau gula.
Aktif Secara Fisik
Aktivitas sederhana sehari-hari seperti berjalan lebih banyak, menggunakan tangga, atau berkebun dapat membantu menurunkan berat badan secara perlahan dan stabil.'
4. Berhenti Merokok
Merokok tidak hanya merusak jantung tetapi juga menurunkan kadar HDL (kolesterol baik).
Berhenti merokok dapat meningkatkan kadar HDL dan memberikan banyak manfaat kesehatan lainnya, termasuk menurunkan risiko penyakit jantung dan memperbaiki tekanan darah.
5. Kurangi Konsumsi Alkohol
Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol total dan trigliserida. Jika kamu memilih untuk mengonsumsi alkohol, lakukan dengan moderasi.
Batas yang disarankan adalah satu gelas per hari untuk wanita dan dua gelas per hari untuk pria.
6. Konsumsi Suplemen
Beberapa suplemen alami dapat membantu menurunkan kolesterol.
Sterol dan Stanol Tumbuhan
Zat ini membantu mencegah penyerapan kolesterol dalam tubuh. Beberapa makanan diperkaya dengan sterol dan stanol, seperti margarin khusus atau yogurt.
Baca Juga: 7 Cara Alami Menurunkan Kolesterol agar Jantungmu Sehat
Suplemen Omega-3
Selain ikan, minyak ikan dalam bentuk suplemen dapat membantu mengurangi kadar trigliserida dan meningkatkan kolesterol baik.
Suplemen Serat Larut
Suplemen psyllium, yang merupakan sumber serat larut, dapat membantu menurunkan kadar LDL.
7. Konsultasi dengan Dokter
Jika perubahan gaya hidup tidak cukup menurunkan kadar kolesterol, konsultasikan dengan dokter mengenai opsi pengobatan.
Beberapa obat, seperti statin, dapat diresepkan untuk membantu menurunkan kolesterol secara lebih efektif.
Dengan menerapkan langkah-langkah ini secara konsisten, kamu dapat mengelola kadar kolesterol dan menjaga kesehatan jantung.
Namun, penting untuk memantau kadar kolesterol secara rutin melalui tes darah dan tetap berkonsultasi dengan dokter untuk menilai progresmu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mayo Clinic, Harvard Health Publishing