Kamis, 10 OKTOBER 2024 • 13:40 WIB

Kenapa Jennifer Coppen Tak Beri Kamari Gula? Ternyata Ini Alasannya

Author

Jennifer Coppen belum beri Kamari gula tambahan

INDOZONE.ID - Kamari Sky Wassink merupakan anak dari pasangan selebriti Jennifer Coppen dan mendiang Dali Wassink yang kini tengah menjadi primadona banyak orang, karena tingkah gemasnya.

Kamari yang usianya belum 2 tahun, ternyata belum makan makanan yang mengandung gula. Hal ini diketahui dari Channel Youtube Rans Entertaiment saat Jennifer Coppen dan Kamari datang ke rumah Raffi-Nagita di Andara.

Ada momen di mana Kamari, Rayyanza, dan Lily, sedang bermain bersama. Nagita Slavina dan Jennifer Coppen juga terlihat mendampingi mereka.

Nagita kemudian menawarkan Kamari donat. Namun, Jennifer mengatakan bahwa anaknya itu belum makan makanan yang mengandung gula.

Baca Juga: Awas! Cepat Lapar dan Haus Bisa Jadi Tanda Tubuh Kebanyakan Gula

"Kamari mau donat gak? Makan manis gak?" tanya Nagita Slavina, seperti dikutip Kamis (10/10/2024).

"Kamari belum makan gula," jawab Jennifer Coppen.

"Belum makan gula? Kok keren banget, sih," ungkap Nagita.

"Kamari makannya yang sehat-sehat, dia sukanya tomat, brokoli, wortel," jawab Jennifer.

Mendengar hal tersebut, Nagita langsung memberi pujian terhadap pola asuh Jennifer Coppen. Bankan banyak netizen yang turut memberi pujian ke Jennifer.

Pola asuh Jennifer Coppen ke Kamari dipuji Nagita Slavina

Apakah Bayi 2 Bulan Belum Boleh Makan Gula?

Lantas, apakah bayi dua bulan belum boleh makan gula? Dan apa dampaknya terhadap perkembangan anak?

Dikutip dari laman Cleveland Clinic, anak-anak yang berusia di bawah 2 tahun sebaiknya sama sekali tidak diberikan gula.

Baca Juga: 7 Alternatif Minuman Rendah Gula untuk Penderita Diabetes: Tetap Enak Kok!

Pasalnya, penambahan gula tambahan pada tahap awal kehidupan anak, dapat berdampak negatif bagi kesehatan mereka, seperti meningkatkan risiko mengalami kerusakan gigi (karies), obesitas, tekanan darah tinggi, dan diabetes tipe 2.

Kondisi-kondisi tersebut tidak hanya mengancam kesehatan pada masa anak-anak, tetapi juga dapat berdampak jangka panjang, karena anak-anak dan remaja yang terkena masalah ini akan lebih rentan terhadap penyakit jantung ketika dewasa.

Dengan menghindari konsumsi gula sejak dini, orang tua dapat membantu melindungi kesehatan jantung dan mencegah berbagai komplikasi kesehatan yang serius di kemudian hari.

Gula tambahan yang dimaksud adalah gula yang biasa ditemukan dalam makanan olahan seperti kue, biskuit, cokelat, es krim, puding, dan sejenisnya.

Anak-anak sebenarnya tidak memerlukan gula tambahan dari makanan-makanan tersebut, karena mereka bisa mendapatkan rasa manis alami dari sumber yang lebih sehat, seperti buah-buahan dan sayuran.

Makanan-makanan ini mengandung gula alami yang tidak hanya memberikan rasa manis tetapi juga disertai nutrisi penting seperti serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

 


Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube/ Rans Entertainment

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU