Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
INDOZONE.ID - Lebaran adalah momen spesial untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati hidangan khas yang menggugah selera.
Ada beberapa jenis makanan lebaran dihindari karena identik dengan kadar kolesterol tinggi dan sebaiknya dihindari.
Pasalnya, makanan ini dapat menyebabkan penumpukan plak pada dinding pembuluh darah, yang berisiko mengganggu kesehatan jantung dan pembuluh darah. Berikut diantaranya.
Santan menjadi bahan utama dalam banyak hidangan khas lebaran seperti opor ayam, gulai, dan sayur lodeh.
Meski lezat, makanan bersantan termasuk dalam kategori makanan tidak sehat lebaran karena mengandung lemak jenuh yang tinggi.
Jika dikonsumsi berulang kali terutama setelah dipanaskan kembali, asam lemak dalam santan dapat berubah menjadi lemak jenuh yang sulit dicerna tubuh, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan kolesterol tinggi.
Jika ingin tetap menikmati hidangan bersantan, makanan tersebut sangat dianjurkan hanya dimasak untuk sekali konsumsi tanpa dipanaskan ulang agar tetap aman bagi kesehatan.
Baca Juga: 7 Cara Jitu Jaga Gula Darah Tetap Stabil Saat Menikmati Kue Kering Lebaran
Gorengan seperti ayam goreng, keripik, atau makanan ringan lainnya memang menggoda selera, tetapi sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas.
Makanan yang digoreng mengandung lemak trans dan lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.
Kolesterol jahat ini bisa menumpuk di pembuluh darah, menyebabkan penyempitan arteri, dan meningkatkan risiko penyakit jantung serta stroke. Oleh karena itu, gorengan termasuk dalam pantangan makanan lebaran yang harus diwaspadai.
Lebaran identik dengan kue-kue manis, permen, dan hidangan pencuci mulut yang mengandung gula tinggi.
Mengonsumsi makanan manis secara berlebihan dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh, menyebabkan lonjakan gula darah, dan membuat tubuh cepat lelah.
Selain itu, konsumsi gula berlebih juga dapat memicu obesitas serta meningkatkan risiko diabetes dan hipertensi.
Tak heran jika makanan ini juga masuk dalam kategori makanan berbahaya lebaran yang bisa berdampak negatif bagi kesehatan jika dikonsumsi tanpa batas.
Makanan dengan kadar garam tinggi, seperti kacang asin dan rendang, juga perlu dibatasi. Konsumsi garam yang berlebihan dapat memicu tekanan darah tinggi (hipertensi) dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Untuk mengurangi dampak negatifnya, kamu disarankan untuk menyeimbangkan konsumsi makanan asin dengan sayur dan buah-buahan agar asupan nutrisi tetap terjaga.
Selain itu, makanan lebaran kolesterol tinggi seperti rendang yang memiliki kandungan lemak jenuh cukup tinggi juga perlu diwaspadai.
Meskipun menggugah selera, konsumsi berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Menjaga pola makan yang sehat selama lebaran sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tidak menular.
Mengurangi konsumsi makanan bersantan, gorengan, makanan manis, dan makanan asin dapat membantu menjaga kesehatan dan mencegah komplikasi penyakit.
Baca Juga: Habis Lebaran, Ini 6 Makanan untuk Turunkan Kolestrol dengan Murah dan Terjangkau!
Sebagai gantinya, pilihlah makanan yang lebih sehat dan seimbang agar tetap bisa menikmati kebersamaan di hari raya tanpa mengorbankan kesehatan.
Dengan sedikit perhatian pada pola makan, kamu tetap bisa menikmati momen lebaran dengan bahagia dan sehat.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Timesofindia.indiatimes.com