Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 10 JULI 2025 • 18:45 WIB

Gejala Infeksi Pernapasan RSV Mudah Mengintai Lansia, Lebih Bahaya dari Covid-19!

Gejala Infeksi Pernapasan RSV Mudah Mengintai Lansia, Lebih Bahaya dari Covid-19!Ilustrasi lansia rentan virus corona. (Unsplash/cheng feng).

INDOZONE.ID - Penyakit infeksi Respiratory Synctial Virus (RSV) bisa mengintai lansia. Infeksi ini disebut lebih menular dibandingkan dengan Covid-19 dan memiliki tingkat kondisi medis yang lebih buruk.

Berdasarkan penelitian dengan pendekatan proyeksi matematika, jumlah infeksi akibat RSV di Asia Tenggara diperkirakan akan mencapai 24,5 juta kasus dalam lima tahun. Di Indonesia jumlah kasus diprediksi mencapai 9,7 juta dalam periode yang sama.

Gejala RSV


RSV dapat menular melalui inhalasi atau kontak dengan droplet saluran napas dari mereka yang terinfeksi. Gejala RSV meliputi hidung tersumbat, batuk, dan demam ringan yang gejalanya timbul menyerupai infeksi influenza ringan sehingga diagnosisnya sulit dilakukan dan banyak dari mereka tidak menyadari bahwa gejala yang dialami disebabkan oleh RSV.

RSV juga menjadi salah satu penyebab pneumonia yang disebabkan virus. Infeksi RSV dapat menular dan menyebar dengan mudah di mana satu orang yang terinfeksi biasanya menginfeksi tiga orang lainnya, dan sebagian besar individu yang terinfeksi dapat menularkan dalam jangka waktu 3-8 hari. 

Baca juga: Cerita Haru Seorang Ibu yang Kehilangan Buah Hati, Coretan di Dinding Jadi Kenangan Terindah

Sedangkan untuk pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti lansia, dapat menularkan virus sampai dengan 4 minggu.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD – KEMD, FINASIM menjelaskan, RSV utamanya dikenal sebagai penyakit dengan beban yang tinggi pada bayi dan anak-anak. Pada golongan lansia, kekebalan tubuh mulai menurun, juga rentan terhadap infeksi RSV.

"Pencegahan infeksi seperti RSV bukan hanya soal menghindari flu berat ini adalah bagian penting dari manajemen penyakit kronis secara menyeluruh," kata Prof Ketut di Jakarta. 

Baca juga: Jaga Lansia dari Ancaman Penyakit Pernapasan Menular RSV, Begini Caranya

Pencegahan RSV

Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PP PABDI Dr. dr. Sukamto Koesnoe, SpPD, K-AI, mengimbau kepada para lansia untuk melakukan vaksinasi mencegah RSV. Vaksin ini direkomendasikan  bagi masyarakat 50 tahun ke atas.

"Vaksinasi in dapat menjadi antisipasi terjadinya tripledemic yaitu kejadian penyakit infeksi saluran pernapasan yang diakibatkan oleh Influenza, Covid-19, dan RSV serta kemungkinan kasus koinfeksi antara ketiganya," ungkapnya. 

Selain itu, Langkah preventif lain yang dapat dilakukan adalah dengan tertib menggunakan masker, menerapkan kebersihan pribadi seperti menutup mulut saat batuk atau bersin. Lansia juga harus menghindari tempat umum yang menimbulkan kerumunan banyak orang. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gejala Infeksi Pernapasan RSV Mudah Mengintai Lansia, Lebih Bahaya dari Covid-19!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!