INDOZONE.ID - Pernah gak sih kamu ngerasa capek banget sama kerjaan? Gak cuma capek fisik, tapi juga mental. Rasanya kayak semua energi sudah habis, gak ada semangat, bahkan buat bangun pagi aja rasanya berat. Atau kamu sekarang lagi mengalaminya? Kalau iya, kamu mungkin lagi ngalamin stres kerja atau yang lebih parah, burnout.
Stres kerja itu sudah jadi masalah umum di semua kalangan. Tuntutan kerja yang tinggi, deadline mepet, dan lingkungan kantor yang toxic sering jadi pemicunya. Kalau dibiarkan, burnout bisa bikin kamu jadi gak produktif, gampang sakit, bahkan sampai depresi. Gak mau kan hidup kamu jadi berantakan cuma karena kerjaan? Tenang, ada beberapa cara jitu buat mengatasi stres dan burnout ini. Yuk, kita simak tipsnya!
Burnout adalah kondisi kelelahan fisik, mental, dan emosional akibat stres kerja yang berkepanjangan. Gejalanya bisa berupa kelelahan ekstrem, kehilangan motivasi, dan penurunan produktivitas. Kalau dibiarkan, bisa berdampak buruk buat kesehatan dan karier kamu. Berikut adalah 5 cara untuk mengatasi burnout dan stres kerja.
Baca juga: Anti Burnout Club! Ini 7 Cara Cepat Redain Stres di Tengah Hidup yang Full Deadline
Penting untuk mengenali batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Jika kamu terbiasa mengecek email kantor di luar jam kerja atau membalas pesan dari atasan saat hari libur, itu bisa membuat otakmu tidak pernah benar-benar beristirahat. Kebiasaan seperti ini lama-kelamaan bisa berdampak pada kesehatan mental dan keseimbangan hidup.
Cara mengatasinya adalah dengan mulai bikin batasan yang tegas. Kalau jam kerja sudah selesai, log out dari semua akun kerja dan matikan notifikasi grup kantor. Biarkan otak kamu punya waktu untuk recharge. Ingat, kerjaan gak akan pernah habis, tapi kesehatan mental kamu lebih penting.
Jangan paksakan diri buat terus-terusan kerja tanpa henti. Kenali kapan kamu butuh istirahat dan jangan ragu buat bilang "tidak" kalau beban kerja sudah overload. Mengenali batas kemampuan diri sendiri adalah langkah pertama untuk mengurangi stres kerja.
Sering ngerasa stuck dan gak fokus? Mungkin kamu butuh istirahat. Teknik Pomodoro adalah cara yang efektif buat mengatasinya. Caranya cukup simpel, kerja selama 25 menit, lalu istirahat 5 menit, lalu kerja lagi 25 menit, dan seterusnya. Ulangi siklus ini sampai pekerjaan selesai.
Kenapa cara ini efektif? Karena otak cuma bisa fokus dalam waktu terbatas. Dengan istirahat 5 menit, otak kamu punya waktu buat refresh sebelum kembali fokus. Hasilnya, kerjaan jadi lebih cepat selesai dan kamu gak gampang stres.
Ilustrasi mendengar musik (Pexels/Burst)
Di luar jam kerja, kamu harus punya kegiatan yang bisa bikin kamu senang. Ini bisa jadi pelarian dari rutinitas yang membosankan. Hobi bisa apa aja, mulai dari main game, nonton film, dengerin musik, olahraga, atau bahkan masak.
Melakukan hal-hal yang kamu suka bisa bikin mood naik dan ngembaliin semangat. Saat kamu punya hobi, hidup gak cuma soal kerjaan, tapi juga soal kesenangan.
Ini dia nih yang paling sering diabaikan. Begadang buat ngerjain kerjaan atau sekadar nonton film bisa bikin tubuh gak punya waktu buat pulih. Akibatnya, besoknya kamu jadi lelah, gampang marah, dan susah fokus.
Usahakan tidur minimal 7–8 jam setiap malam. Jauhkan HP dari tempat tidur dan jangan main gadget satu jam sebelum tidur. Tidur yang berkualitas itu kayak reboot buat otak dan tubuh kamu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Alodokter, Chubb.com, Kemenkes