Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 23 SEPTEMBER 2025 • 16:30 WIB

Media Sosial, Standar Kecantikan, dan Kesehatan Mental: Hubungan Berbahaya yang Jarang Dibahas

Media Sosial, Standar Kecantikan, dan Kesehatan Mental: Hubungan Berbahaya yang Jarang DibahasIlustrasi wanita cantik. (FREEPIK)

INDOZONE.ID -Standar Kecantikan” sudah menjadi bagian dari budaya kita sehari-hari. Hampir semua orang familiar dengan istilah ini, hingga terkadang kita menganggapnya normal tanpa sadar. 

Tetapi, pertanyaannya adalah: Seberapa besar pengaruhnya terhadap diri kita sendiri? Di sini, kita akan membahas dampak psikologis standar kecantikan — mulai dari apa itu, siapa yang terdampak, hingga cara menghadapi tekanan yang ditimbulkannya.

Sederhananya, standar kecantikan adalah aturan tak tertulis yang dibentuk oleh budaya dan sering mempengaruhi seseorang. Terutama bagi para wanita, tekanan ini bisa muncul kapan saja, misalnya saat scrolling media sosial. 

Kamu mungkin pernah merasa minder saat melihat influencer dengan tubuh ideal, teman yang liburannya ke luar negeri, atau iklan perawatan kecantikan yang seolah ditujukan langsung padamu. Kalau hal ini terjadi berulang kali, bayangkan dampaknya pada kesehatan mentalmu.

Baca juga: Kulit Cerah, Rambut Tebal, Kuku Kuat : Beberapa Makanan Terbaik yang Wajib Ada di Piringmu!

Standar kecantikan tidak hanya membuat wanita merasa kurang, tapi juga memicu citra tubuh yang negatif, terlepas dari penampilan nyata mereka. 

Tekanan ini datang dari penilaian orang lain maupun dari kritik internal yang terbentuk karena norma budaya yang sudah mendarah daging. Bahkan diskriminasi terkait penampilan bisa menambah beban psikologis yang serius.

Banyak sekali wanita ingin bebas dari jerat standar kecantikan yang sebenarnya berada di persimpangan sosial dan psikologis. 

Menurut para terapis berlisensi, mereka melihat bahwa menerima kenyataan tentang standar kecantikan adalah langkah penting dalam proses penyembuhan dari masalah kesehatan mental — mulai dari body dysmorphic disorder, gangguan makan, kecemasan, hingga depresi.

Baca juga: 6 Model Rambut Pria Simple tapi Keren dan Stylish untuk Tren 2025

Apa itu Standar Kecantikan?

Standar Kecantikan adalah keyakinan budaya yang mempengaruhi penerimaan dan pandangan masyarakat. Standar ini biasanya menentukan wajah, kulit, dan bentuk tubuh agar dianggap “ideal”, sebagian bisa diubah, sedangkan sebagian yang lain adalah bawaan lahir.

Kata-kata seperti “cantik”, “putih”, “menarik”, atau “tubuh ideal” merujuk pada standar ini. Sulit membedakan mana yang bisa diubah. Misalnya, riasan wajah diatur tren, bukan biologis. 

Tidak mengikuti tren — karena tidak tahu, tidak peduli, atau keterbatasan finansial — sering dianggap “gagal” secara sosial. Standar kecantikan berubah sesuai waktu dan budaya. Selain itu, standar ini juga dipengaruhi kelas sosial, ras, dan gender.

Penting diingat, standar kecantikan tidak menentukan nilai diri atau kelayakan dicintai, tapi pengaruhnya tetap bisa terasa pada psikologi dan rasa percaya diri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amity Detroit Counseling

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Media Sosial, Standar Kecantikan, dan Kesehatan Mental: Hubungan Berbahaya yang Jarang Dibahas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!