Kebiasaan sederhana yang bisa memperpanjang umur.
INDOZONE.ID - Kita semua tahu bahwa olahraga itu baik untuk tubuh, namun jadwal yang padat dapat membuat kita merasa tidak mungkin untuk melakukan sesi olahraga yang tepat.
Namun, penelitian menunjukkan perubahan gaya hidup sederhana seperti naik tangga, berjalan ke toko, dan sedikit berkebun mungkin cukup untuk mengurangi risiko kematian dini.
Gaya hidup seperti kurang bergerak dapat menyebabkan kematian dini dengan meningkatkan peluang terkena tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung.
Meskipun tidak mencapai target 10.000 langkah sehari, cukup berjalan kaki 10 menit dapat menyelamatkan hidup.
Baca juga: Flu di Musim Pancaroba Bisa Jadi Tanda Influenza A, Ketahui Gejala dan Bahayanya
Menurut sebuah penelitian, melakukan olahraga sedang dan berat lebih dari 22 menit sehari menghilangkan risiko kematian dini akibat terlalu banyak duduk.
Sama seperti skipping, bersepeda, atau senam aerobik, berjalan menaiki tangga dianggap sebagai aktivitas dengan intensitas tinggi.
Menurut sebuah penelitian, menaiki lima anak tangga sehari dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke sebesar tiga persen.
Namun manfaatnya tidak berhenti sampai disitu saja, karena mereka yang menaiki sepuluh anak tangga atau lebih mengalami penurunan risiko sebesar seperlima.
Baca juga: 7 Buah Pereda Batuk yang Bisa Tenangin Tenggorokan
Ilmuwan Universitas Tulane di AS yang menerbitkan hasil penelitiannya dalam jurnal Atherosclerosis.
Paparannya menunjukkan bahwa peserta yang menaiki setidaknya enam anak tangga sehari memiliki risiko 16 persen lebih rendah, sementara setidaknya 11 anak tangga dikaitkan dengan risiko 22 persen lebih rendah.
Menjaga taman tetap bugar juga bisa menjaga kesehatan jantung.
Hanya memotong rumput selama 11 menit setiap hari dapat membantu satu dari sepuluh orang yang tidak aktif menghindari kematian dini, demikian temuan peneliti Universitas Cambridge.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daily Mail