Ilustrasi pria sedang push up. (Freepik)
INDOZONE.ID - Push up sering dianggap sebagai olahraga sederhana yang bisa dilakukan kapan pun tanpa alat bantu.
Namun, banyak orang merasa gerakan ini justru sangat berat dilakukan. Padahal, dari luar terlihat mudah dan simpel. Lalu, mengapa push up terasa berat bagi sebagian orang? Berikut beberapa faktornya.
Ilustrasi push up. (freepik.com) (freepik)
Push up termasuk latihan gabungan yang mengaktifkan beberapa area tubuh secara bersamaan. Otot yang bekerja saat push up meliputi otot dada (pektoralis), bahu (deltoid), trisep, serta otot inti (core) yang berfungsi menjaga keseimbangan dan stabilitas tubuh.
Bagi pemula, mengangkat 50-75 persen dari berat badan sendiri tentu terasa berat. Apalagi jika otot inti masih lemah, tubuh bagian tengah mudah melorot dan membuat posisi tidak stabil.
Inilah salah satu alasan push up susah dilakukan bagi mereka yang belum terbiasa melatih kekuatan tubuh bagian atas.
Baca juga: Inilah Manfaat Luar Biasa dari Push Up 20 Kali Setiap Pagi
Selain kekuatan otot, teknik juga sangat menentukan mengapa push up terasa berat. Kesalahan kecil dalam posisi tubuh bisa membuat beban terasa lebih besar dari seharusnya.
Beberapa kesalahan yang sering dilakukan antara lain:
- Pinggul Turun
Menandakan otot inti tidak aktif dan memberi tekanan pada punggung bawah.
- Siku Terlalu Melebar
Membuat Bahu Cepat Lelah dan Meningkatkan Risiko Cedera.
- Penempatan Tangan Salah
Terlalu dekat atau auh dari bahu menyebabkan otot tidak bekerja maksimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Allinahealth.org