Ilustrasi detak jantung. (freepik)
INDOZONE.ID - Detak jantung adalah salah satu tanda vital yang sering kali luput dari perhatian. Padahal, ritme jantung bisa menunjukkan banyak hal mengenai kondisi kesehatan tubuh.
Meski kamu sedang tidak bergerak atau berolahraga, detak jantung bisa saja naik tanpa disadari. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa mengarah pada masalah kesehatan serius.
Lalu, apa saja penyebab detak jantung tinggi saat diam atau istirahat? Berikut di antaranya.
Ilustrasi detak jantung cepat. (freepik)
Sebelum mengkhawatirkan detak jantung yang meningkat, penting untuk tahu dulu berapa detak jantung normal saat istirahat.
Bagi orang dewasa sehat, kisarannya berada di angka 60-100 kali per menit (bpm).
Angka ini bisa bervariasi sesuai usia, tingkat kebugaran, hingga kondisi emosional. Atlet yang rutin berolahraga misalnya, mereka memiliki detak jantung lebih rendah karena jantung lebih efisien dalam memompa darah.
Baca juga: 5 Jenis Obat Sehari-hari yang Bisa Merusak Jantung, Waspada!
Meski sedang diam atau tidak olahraga, detak jantung tetap bisa meningkat akibat hal-hal berikut:
- Stres atau cemas
Perasaan tertekan dapat memicu pelepasan hormon yang mempercepat detak jantung.
- Kurang tidur
Tidur yang buruk membuat tubuh tidak beristirahat optimal, sehingga jantung bekerja lebih keras keesokan harinya.
- Konsumsi kafein, gula, alkohol, atau rokok
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Augustman.com