Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 05 NOVEMBER 2025 • 14:45 WIB

FAST! Cara Cepat Selamatkan Nyawa dari Serangan Stroke

FAST! Cara Cepat Selamatkan Nyawa dari Serangan StrokeIlustrasi gejala stroke ringan yang sering dianggap masuk angin. (Gemini AI)

INDOZONE.ID - Stroke terjadi ketika aliran darah ke sebagian otak terhenti atau pembuluh darah pecah, sehingga bagian otak tidak bisa mendapatkan oksigen yang dibutuhkannya. Akibatnya, sel-sel otak menjadi mati serta rusak, yang dapat menyebabkan kecacatan serius hingga kematian. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda dan gejala stroke sebelum berakibat parah.

Kenapa Stroke Berbahaya?

Otak manusia mengontrol hampir semua fungsi tubuh, mulai dari gerak, bicara, hingga berpikir. Saat aliran darah terhenti, otak tidak bisa menjalankan fungsinya dengan normal. Jika tidak ditangani dengan cepat, kerusakan otak bisa semakin parah.

Baca juga: 9 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-Diam Bisa Menyebabkan Stroke

Tanda-Tanda dan Gejala Stroke

Ada lima tanda utama stroke, yaitu:

  1. Kesulitan melihat dengan satu atau kedua mata.
  2. Kelemahan atau mati rasa pada satu sisi wajah, lengan, ataupun kaki.
  3. Sakit kepala parah yang muncul tiba-tiba tanpa sebab.
  4. Kesulitan berbicara, kebingungan, atau kesulitan memahami ucapan.
  5. Kesulitan berjalan, merasa pusing, atau kehilangan keseimbangan.

Selain itu, beberapa gejala lain yang bisa terjadi meliputi:

  • Jatuh tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas.
  • Pingsan sesaat.
  • Mual atau muntah.
  • Demam.
  • Cegukan.
  • Kesulitan menelan.

Metode Cepat Mengenali Gejala Stroke

FAST! Cara Cepat Selamatkan Nyawa dari Serangan StrokeSerangan ministroke. (Freepik)

Para ahli kerap menggunakan metode FAST untuk memudahkan tindakan yang harus dilakukan. FAST merupakan singkatan dari:

  • Face (Wajah): Minta orang tersebut tersenyum, cek apakah sisi wajahnya terkulai.
  • Arms (Lengan): Minta orang tersebut mengangkat kedua lengannya, cek apakah salah satu lengan melorot atau tidak bisa diangkat.
  • Speech (Bicara): Minta orang tersebut mengucapkan kalimat sederhana, cek apakah terdengar aneh atau tidak jelas.
  • Time (Waktu): Jika gejala-gejala tersebut terjadi, segera hubungi layanan darurat. Penting untuk bertindak cepat karena pengobatan stroke paling efektif dilakukan dalam waktu tiga jam setelah gejala pertama muncul. Catat waktu saat gejala dimulai.

Gejala stroke bisa saja hilang dalam waktu singkat. Kondisi ini disebut Transient Ischemic Attack (TIA) atau stroke ringan. Meskipun terlihat tidak berbahaya, TIA bisa menjadi tanda awal sebelum stroke besar terjadi. Jangan abaikan gejala sekecil apa pun.

Baca juga: Gejala Stroke Ringan yang Sering Dianggap Masuk Angin, Padahal Bisa Berbahaya!

Kapan Harus Dibawa ke Rumah Sakit?

Jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala stroke, segera hubungi layanan darurat atau bawa ke rumah sakit terdekat. Semakin cepat mendapatkan penanganan medis, semakin besar peluang mencegah kematian atau kecacatan.

Stroke merupakan kondisi serius dan bisa menyerang siapa saja. Dengan memahami gejala-gejala stroke melalui metode FAST, kamu dapat membantu mengantisipasi sebelum stroke besar terjadi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Webmd.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

FAST! Cara Cepat Selamatkan Nyawa dari Serangan Stroke

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!