INDOZONE.ID - Banyak orang melakukan kesalahan kecil saat melakukan plank yang tampak sepele ternyata berdampak besar pada performa dan hasil.
Agar kamu tidak lagi bertanya-tanya penyebab plank tidak ada hasil, yuk pelajari apa saja kesalahan yang sering terjadi saat melakukan planking.
Salah satu kesalahan saat planking yang paling sering ditemukan adalah penempatan siku yang terlalu maju atau terlalu rapat ke dada. Posisi yang tidak tepat membuat beban tubuh tertarik ke leher dan bahu sehingga tubuh cepat lelah dan manfaat plank berkurang.
Siku yang sejajar dengan bahu membantu distribusi beban lebih merata. Dengan posisi yang stabil, plank menjadi lebih efektif dan tubuh tidak cepat tegang.
Baca juga: Sering Dihindari, Inilah 5 Manfaat Olahraga Plank untuk Kesehatan
Ketika punggung turun atau terlalu meninggi, otomatis otot inti tidak bekerja maksimal. Ini menjadi salah satu alasan mengapa planking tidak membakar lemak dengan baik. Latihan akan lebih fokus ke bahu atau punggung bawah, bukan ke otot inti yang seharusnya menjadi pusat aktivitas.
Pastikan tubuh membentuk garis lurus dari kepala hingga tumit. Saat poros tubuh stabil, kontraksi otot lebih optimal dan hasilnya pun lebih terasa.
Kepala yang terlalu menunduk atau terlalu mendongak membuat leher cepat tegang. Postur yang tidak benar ini mengganggu kestabilan tubuh dan membuat plank jadi terasa lebih berat dari seharusnya.
Pandangan yang diarahkan sedikit ke depan menjaga leher tetap netral dan membantu mempertahankan posisi ideal sepanjang latihan.
Baca juga: Mengapa Golf Jadi Olahraga Favorit Para Pebisnis Pria? Ini Alasannya
Plank tidak akan memberikan hasil yang maksimal jika otot perut tidak ditarik dan diaktifkan. Core yang pasif membuat beban berpindah ke punggung bawah, sehingga gerakan terasa sia-sia dan hasilnya tidak terlihat. Inilah salah satu penyebab plank tidak ada hasil bagi banyak orang.
Aktifkan perut dengan menarik pusar ke arah tulang belakang. Tekanan yang tepat pada core memastikan plank benar-benar bekerja untuk memperkuat tubuh bagian tengah.
Menahan napas saat planking membuat otot cepat lelah dan sulit bertahan lama. Padahal, oksigen sangat dibutuhkan untuk membantu tubuh tetap stabil dan menghasilkan kontraksi otot yang efektif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vanguardngr.com