Ilustrasi menulis journaling (freepik.com)
INDOZONE.ID - Hidup kita berjalan super cepat. Jadwal padat, pekerjaan menumpuk, pikiran nggak pernah berhenti. Di tengah semua itu, urusan self-care sering keteteran. Diminta menulis jurnal panjang? Lupakan satu jam, lima menit saja rasanya berat.
Tapi tenang, journaling nggak harus ribet. Ada versi mini yang simpel tapi tetap ampuh: micro-journaling.
Bayangkan journaling versi “mini” yang gampang banget dilakukan:
Kuncinya bukan seberapa panjang tulisanmu, tapi seberapa konsisten kamu melakukannya. Enaknya, micro-journaling bisa dilakukan di mana saja, di Notes HP, buku catatan kecil, atau blog.
Baca juga: Fakta dan Jenis-jenis Journaling yang Bermanfaat untuk Hidup Kamu
Meskipun terlihat sepele, micro-journaling punya manfaat nyata:
Berdasarkan riset tahun 2022, banyak orang merasa lebih mengenal diri sendiri setelah journaling, bahkan lebih jelas menentukan tujuan hidup mereka.
Kesimpulannya? Micro-journaling bukan sekadar tren, ini alat mental wellness yang murah, aman, dan efektif.
Nggak semua orang punya tempat aman untuk menumpahkan isi hati. Takut dinilai atau salah paham? Micro-journaling bisa jadi ruang privatmu sendiri, tempat untuk jujur tanpa filter.
Ilustrasi journaling (pexels/@gabby-k) (pexels/@gabby-k)
Setiap hari, cukup jawab tiga pertanyaan ini:
Contoh super simpel:
Butuh waktu sekitar dua menit. Dan kalau suatu hari cuma sempat menulis satu kalimat seperti: “Aku capek, tapi bangga aku bisa bertahan,” itu tetap valid.
Baca juga: Mengenal Journaling, Kegiatan Menulis untuk Hidup yang Lebih Positif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vibena.com